PT Transportasi Jakarta terus memperkuat layanan premium Royaltrans dengan menghadirkan inovasi digital berupa sistem booking seat (pemesanan kursi). Langkah ini menjadi solusi atas tingginya minat masyarakat terhadap layanan bus point-to-point yang nyaman dan minim transit. Melalui sistem ini, pelanggan kini bisa memastikan tempat duduk sebelum keberangkatan. Inovasi ini membuat perjalanan lebih terencana dan efisien, terutama bagi pengguna harian dari kawasan penyangga menuju pusat kota. Interior di dalam bus Royaltrans milik PT Transjakarta yang rencananya digunakan untuk melayani warga perumahan. Foto diambil di Kementerian Perhubungan, Kamis (24/8/2017). Pengembangan layanan ini merupakan bagian dari transformasi digital Transjakarta melalui aplikasi TJ:Transjakarta. Sebelumnya, fitur booking seat telah diuji coba pada tiga rute, yakni S12 (Terminal BSD – Fatmawati), S31 (Bintaro Exchange – Fatmawati), dan S14 (Summarecon Serpong – MRT Lebak Bulus). Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengungkapkan bahwa implementasi awal tersebut mendapat respons positif dari pelanggan. Tingkat kepuasan meningkat, terutama karena adanya kepastian tempat duduk. Ilustrasi bus Royaltrans Ia juga menjelaskan bahwa pemesanan untuk keberangkatan mulai 15 April 2026 sudah dapat dilakukan sejak 8 April 2026. “Melalui aplikasi TJ:Transjakarta, pelanggan dapat melakukan pemesanan tiket hingga H-7 sebelum keberangkatan mulai pukul 12.00 WIB, sehingga memungkinkan perencanaan perjalanan yang lebih matang serta memastikan ketersediaan kursi sesuai kebutuhan,” ujar Ayu, dalam keterangan tertulis (9/4/2026). Dengan sistem booking seat ini, pelanggan tidak lagi harus antre atau khawatir kehabisan tempat duduk saat jam sibuk. Ilustrasi bus Royaltrans. Selain itu, pengguna juga mendapatkan akses informasi secara real-time, mulai dari jadwal keberangkatan, titik naik dan turun, hingga ketersediaan kursi. Ayu menambahkan, kehadiran sistem ini menjadi jawaban atas kebutuhan mobilitas masyarakat urban yang menuntut kepastian dan efisiensi waktu. Terlebih bagi pekerja komuter yang mengandalkan transportasi publik setiap hari. “Ke depan, Transjakarta akan terus mengembangkan layanan berbasis digital yang adaptif dan berorientasi pada pengalaman pelanggan,” ucap dia. Dua unit bus Royaltrans di lahan parkir dekat Stasiun MRT Fatmawati tengah menanti penumpang, Senin (22/4/2019). Dalam implementasinya, Transjakarta juga menetapkan sejumlah ketentuan, seperti tiket yang bersifat personal dan hanya berlaku sesuai jadwal yang dipilih. Penumpang juga diwajibkan hadir lebih awal untuk proses check-in, serta mengikuti kebijakan pembatalan dan pengembalian dana yang berlaku di aplikasi. “Transjakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang modern, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan,” katanya. Bus Royaltrans milik PT Transjakarta yang rencananya digunakan untuk melayani warga perumahan. Foto diambil di Kementerian Perhubungan, Kamis (24/8/2017). Seiring dengan perluasan layanan, sistem booking seat kini juga telah diterapkan di sejumlah rute tambahan Royaltrans, antara lain: Kuningan (D31) - Cinere – Bundaran Senayan (D32) - Summarecon Bekasi – Blok M (B13) - Summarecon Bekasi – Kuningan (B14) - Cibubur – Kuningan (6P) - Cibubur – Blok M (1K) - Cibubur – Balai Kota (1T) KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang