Visibilitas terhadap pengoperasian armada atau fleet masih menjadi tantangan besar bagi para pelaku industri transportasi dan logistik di Indonesia. Selama ini, penggunaan GPS tracking dinilai hanya sebatas alat pelacak untuk mengetahui posisi kendaraan, rute, dan kecepatan secara standar. Melihat kebutuhan tersebut, Geotab hadir di pasar Indonesia dengan membawa konsep "Beyond GPS". Perusahaan telematika global ini menawarkan solusi telematika pintar yang mampu mengintegrasikan data kendaraan menjadi informasi mendalam untuk efisiensi bisnis. Geotab Indonesia di INAPA 2026, GPS Telematika dengan AI Alvin Santoso, Business Development Manager Geotab Indonesia, menjelaskan bahwa kehadiran platform ini bertujuan untuk menjawab tantangan makro yang kerap dihadapi oleh para operator armada. "Selain fungsi dari GPS itu sendiri untuk track and trace, apalagi sih sebenarnya yang kita bisa dapatkan? Apa lagi yang bisa kita peroleh untuk menyelesaikan tantangan yang dihadapi oleh fleet operators, terutama dalam hal transportasi dan logistik," ujar Alvin dalam seminar di ajang INAPA, Rabu (20/5/2026). Rekam Jejak Global dan Presence di Indonesia Secara profil, Geotab merupakan perusahaan multinasional yang berpusat di Oakville, Toronto, Kanada. Di tingkat global, Geotab memegang posisi sebagai salah satu market leader dalam connected transportation, video telematika, dan solusi pelacakan aset. Geotab Indonesia di INAPA 2026, GPS Telematika dengan AI Berdasarkan lembaga survei independen ABI Research, Geotab berhasil menduduki peringkat nomor satu selama empat tahun terakhir di industri telematika. Saat ini, ekosistem Geotab telah memiliki lebih dari 26 tahun pengalaman, didukung oleh lebih dari 700 mitra dan 100.000 pelanggan global. Setiap harinya, platform ini memproses sekitar 100 miliar titik data. Tercatat ada lebih dari 6 juta kendaraan di seluruh dunia yang terhubung secara aktif dengan platform Geotab. Di Indonesia sendiri, tim Geotab berbasis di Jakarta dan menjadi bagian dari jaringan regional Asia Pasifik dan Asia Tenggara. Keunggulan Utama Solusi Telematika Geotab Melalui ekosistem terpadu yang terdiri dari hardware Geotab GO9 dan platform berbasis web MyGeotab, berikut adalah keunggulan utama yang ditawarkan untuk pasar Indonesia: 1. Peningkatan Keselamatan Berkendara secara Real-Time Berbeda dengan GPS tracker konvensional yang hanya mencatat anomali pergerakan setelah insiden terjadi, Geotab berfokus pada pencegahan kecelakaan. Lewat integrasi video telematics GO Focus Plus, sistem ini mengadopsi AI berupa ADAS dan DMS.Sistem dapat membaca perilaku pengemudi saat kendaraan bergerak, seperti mengantuk, bermain ponsel, hingga mendeteksi tailgating. Geotab Indonesia di INAPA 2026, GPS Telematika dengan AI "Biasanya kalau dari sisi safety, GPS tracker itu tidak bisa menjadi pencegah kecelakaan. Tapi dengan all in one video telematics dari Geotab, yang kita lakukan adalah mencoba mencegah terjadinya kecelakaan dengan memberikan feedback langsung kepada driver. Dan itu cukup efektif sekali untuk mengurangi angka terjadinya insiden," kata Alvin. Menariknya, peringatan suara korektif ini juga sudah mendukung bahasa Indonesia untuk memudahkan pengemudi di lapangan. 2. Optimalisasi Konsumsi Bahan Bakar dan Energi Biaya BBM berkontribusi sekitar 20-25 persen dari biaya operasional armada. Namun di area terpencil, tantangannya jauh lebih berat akibat kelangkaan bahan bakar bersubsidi. Untuk mengatasinya, Geotab mampu mendeteksi porsi idling yang tidak perlu dan mendeteksi anomali seperti penurunan drastis volume BBM secara mendadak. Selain mesin diesel dan bensin, platform ini juga siap mendukung manajemen kendaraan listrik (EV). Geotab Indonesia di INAPA 2026, GPS Telematika dengan AI 3. Integrasi AI Generatif Melalui "Geotab Ace" Fleksibilitas data menjadi keunggulan utama berkat adanya AI language model bawaan bernama Geotab Ace di platform MyGeotab. Fitur ini sangat membantu manajer armada ketika membutuhkan data cepat tanpa harus memilah ratusan jenis laporan manual. Alvin "Tinggal masukin prom yang detail, Geotab Ace yang tarik datanya langsung dari database yang ada di My Geotab. Jadi ini sangat berguna sekali untuk pull immediate and ad hoc reporting data-data yang perlu diminta secara mendadak," jelasnya. 4. Manajemen Perawatan Kendaraan Untuk meminimalkan risiko mogok di jalan yang bisa merugikan bisnis logistik dari segi waktu dan biaya evakuasi barang, Geotab mampu mendeteksi engine fault code secara real-time. Begitu lampu check engine menyala, sistem langsung merekam kode alarm dan jenis kerusakan, sehingga pengelola armada bisa menentukan skala prioritas servis sebelum kendaraan mengalami kerusakan parah. 5. Ekosistem Terbuka dan Keamanan Data Tingkat Tinggi Perangkat keras Geotab dirancang sendiri dengan tingkat kegagalan diklaim kurang dari 1 persen. Dari sisi keamanan siber, data yang ditransmisikan telah tervalidasi FIPS 142-2, sehingga mencegah upaya reverse engineering jika perangkat dibongkar. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang