CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, mengungkapkan bahwa tim-tim MotoGP sudah mulai mendekati dua pebalap andalannya untuk direkrut. Dua pebalap Aprilia saat ini, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, dikabarkan mulai dilirik sejumlah tim dengan tawaran kontrak bernilai besar untuk musim 2027. Situasi ini terjadi karena musim 2026 menjadi tahun terakhir kontrak bagi hampir seluruh pebalap di grid MotoGP. Hanya sedikit pebalap yang telah mengantongi kontrak hingga 2027. Pebalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi (kanan) berselebrasi usai memenangi sesi Sprint Race MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (4/10/2025). Marco Bezzecchi menjadi pemenang sesi tersebut dengan finis tercepat pertama dengan total waktu 19 menit 37,047 detik disusul Fermin Aldeguer di posisi kedua dan Raul Fernandez di posisi ketiga. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/nz Kondisi tersebut membuat seluruh pebalap tim pabrikan dipastikan akan masuk bursa transfer untuk musim 2027, sehingga persaingan mendapatkan tanda tangan pebalap top diprediksi berlangsung ketat. “Sejujurnya, saya tidak ingin melakukannya dengan cepat. Namun mungkin saya terpaksa bergerak cepat karena tim-tim lain bergerak sangat cepat," kata Rivola, dikutip dari Crash, Jumat (16/1/2026). “Saya tahu mereka menawarkan uang yang sangat besar kepada pebalap kami. Tetapi pada akhirnya, ini adalah komitmen yang harus kami bangun bersama," ungkapnya. Rivola secara terbuka menyatakan keinginannya untuk mempertahankan Marco Bezzecchi. Pebalap asal Italia itu tampil impresif pada musim 2025 dengan meraih tiga kemenangan grand prix dan finis di posisi ketiga klasemen akhir. Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing di MotoGP Indonesia Ia juga menyampaikan bahwa pembicaraan kontrak baru dengan Bezzecchi sudah mulai dilakukan. Namun, Rivola mengakui pihaknya belum membuka negosiasi dengan Jorge Martin. “Jelas, dengan Marco, kami sudah mulai membangun sesuatu yang bisa dikenang," kata Rivola. “Dengan Jorge, kami belum memulainya. Saya ingin melihat dia benar-benar 100 persen bugar secara fisik, dan saat ini dia masih jauh dari kondisi tersebut," ujarnya. Rivola menilai, pihaknya perlu memberi waktu bagi Martin untuk memulihkan kondisi fisiknya, sembari memastikan Aprilia memiliki motor yang benar-benar kompetitif. Jorge Martin pakai nomor start 1 pada Aprilia RS-GP untuk MotoGP 2025 “(Martin) dia adalah juara dunia, jadi akan sangat menyenangkan melihatnya bersama kami di masa depan," ujar Rivola. “Namun pertama-tama, kami perlu memberinya waktu. Prioritasnya adalah memiliki motor sebaik mungkin,” katanya. Sebelumnya, Jorge Martin sempat dikaitkan dengan Honda setelah mencoba mengaktifkan klausul performa dalam kontraknya bersama Aprilia. Juara dunia MotoGP 2024 itu disebut masih menjadi salah satu target utama Honda Racing Corporation (HRC). Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang