Tren penggunaan ban seken cukup ramai dicari oleh para pemilik mobil, terutama mereka yang ingin menekan biaya perawatan tanpa harus menurunkan performa kendaraan. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Taufik, pemilik bengkel Dinamis Jaya Pelek dan Ban di kawasan Joglo, Jakarta Barat. Ia mengungkapkan, alasan utama konsumen beralih ke ban seken tentu karena harga yang jauh lebih terjangkau. “Sekarang cukup banyak yang cari ban seken, karena harganya lebih murah. Contoh untuk Toyota Fortuner saja banyak yang mencari ban seken, karena ban barunya bisa sekitar Rp 2,5 juta (per piece), empat ban bisa Rp 10 juta. Kalau beli ban seken bisa Rp 6 juta empat ban, tahunnya masih baru,” ujar Taufik saat ditemui di Jakarta Barat, belum lama ini. Menurutnya, ban seken yang ia jual biasanya masih dalam kondisi cukup layak pakai. tahun produksi ban Namun, tetap memiliki kekurangan. “Minusnya ban seken paling ada tambalannya, kadang juga ban seken itu tidak bisa sama satu set, paling hanya dua ban yang sama,” kata dia. Meski begitu, Taufik mengatakan ban seken aman digunakan selama pemilik kendaraan memperhatikan tahun produksi ban tersebut. Ia memberikan batas minimal agar ban masih optimal dan tidak berisiko menimbulkan masalah saat digunakan. “Ban seken itu aman digunakan, tetapi harus melihat tahun juga. Disarankan tahun 2020 ke atas. Kalau 2020 ke bawah kami tidak rekomen,” kata Taufik. Khusus bagi pemilik mobil yang sering menggunakan kendaraan di jalan tol, Taufik punya saran berbeda. Menurutnya, kondisi dan keamanan ban harus lebih diperhatikan ketika digunakan pada kecepatan tinggi. “Terutama kalau pemiliknya mau sering berkendara ke jalan tol, kami sarankan beli ban baru,” kata Taufik. Dengan harga ban baru yang terus meningkat, kehadiran ban seken memang jadi alternatif menarik. Namun, konsumen tetap harus cermat memeriksa kondisi fisik, tahun produksi, hingga riwayat penggunaan sebelum memutuskan untuk membeli. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.