Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan realisasi volume lalu lintas kumulatif kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabodetabek mengalami kenaikan. Selama 15 hari periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, terhitung sejak 18 Desember 2025 pukul 06.00 WIB hingga 2 Januari 2026 pukul 06.00 WIB, total kendaraan yang keluar Jabodetabek mencapai 2.480.105 kendaraan, atau naik 12,85 persen dibandingkan kondisi normal. “Sedangkan untuk arus lalu lintas kembali menuju wilayah Jabodetabek pada periode yang sama tercatat sebanyak 2.303.572 kendaraan, meningkat 7,39 persen dari lalu lintas normal,” ujar Rivan dalam keterangan resminya, Sabtu (3/1/2026). Rivan juga menjelaskan, pemanfaatan teknologi operasional Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), mulai dari sistem traffic monitoring untuk memantau arus lalu lintas secara real time, hingga pemanfaatan data traffic counting dan volume per capacity (V/C ratio) sebagai dasar penerapan rekayasa lalu lintas bersama para pemangku kepentingan terkait. Gerbang Tol Prambanan Jalan Tol Jogja-Solo Selain itu, dukungan atas pemberlakuan kebijakan pembatasan angkutan barang guna mencegah kendaraan dengan muatan berlebih atau Over Dimension Over Load (ODOL) melintas di jalan tol selama libur akhir tahun. Perusahaan juga memanfaatkan water level sensor di sejumlah titik untuk mengantisipasi potensi gangguan lalu lintas akibat cuaca ekstrem. Lebih lanjut, Rivan mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik, khususnya pada arus balik libur Tahun Baru 2026. Pasalnya, puncak lalu lintas diperkirakan terjadi pada 4 Januari 2026 dengan volume mencapai sekitar 196.000 kendaraan. Gerbang Tol Cikampek Utama Nataru 2025/2026 Untuk menghindari kepadatan, pengguna jalan tol disarankan melakukan perjalanan lebih awal, yakni pada 2 atau 3 Januari 2026. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang