PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) kembali memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow di ruas Tol Jakarta–Cikampek arah Cikampek, tepatnya dari KM 36 hingga KM 70. Kebijakan ini diterapkan secara situasional dengan skema buka-tutup, menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan berdasarkan diskresi Kepolisian, guna mendukung kelancaran arus mudik Idulfitri 1447 H/2026. Sebelumnya, contraflow di segmen tersebut sempat dihentikan sementara. Namun, setelah volume kendaraan kembali meningkat, rekayasa lalu lintas tersebut kembali diberlakukan pada pukul 20.51 WIB. Pemberlakuan contraflow ini dilakukan untuk memperlancar arus kendaraan yang menuju wilayah timur Trans Jawa, terutama di tengah peningkatan volume lalu lintas selama periode mudik. Sejumlah kendaraan melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama menuju arah timur meningkat signifikan menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. Rabu (18/3/2026). JTT menyatakan terus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan instansi terkait dalam melakukan pengaturan lalu lintas guna menjaga kelancaran sekaligus keselamatan pengguna jalan. Selain itu, pengguna jalan diimbau untuk mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan. Pengendara juga diminta memastikan kecukupan saldo kartu uang elektronik sebelum memasuki jalan tol. Pengguna jalan diharapkan dapat merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk menjaga kondisi kendaraan agar tetap prima sehingga perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga tujuan. Untuk memperoleh informasi lalu lintas terkini, pengguna jalan dapat menghubungi One Call Center 24 jam Jasa Marga di nomor 133 atau melalui aplikasi Travoy yang tersedia di iOS dan Android. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang