Pengguna Jalan Tol Jakarta-Tangerang perlu mengantisipasi potensi perlambatan arus lalu lintas pada pekan ini. PT Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) tengah melakukan pekerjaan rekonstruksi perkerasan di sejumlah titik pada ruas tol tersebut. Pekerjaan telah berlangsung sejak Senin (6/7/2026) pukul 06.00 WIB, hingga Senin (13/7/2026) pukul 05.00 WIB pada pekan depan. Sebagai salah satu ruas tol tersibuk di Indonesia, Tol Jakarta-Tangerang memiliki peran penting sebagai penghubung Jakarta dengan Tangerang dan akses utama menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Ilustrasi perbaikan Tol Jakarta-Tangerang Perbaikan di Sejumlah Titik Selama sepekan, pekerjaan dilakukan secara bertahap di kedua arah perjalanan. Untuk arah Jakarta, perbaikan berlangsung di KM 18+625 hingga KM 18+570 pada 6-8 Juli. Kemudian berlanjut di KM 18+980 hingga KM 18+965 pada 8-10 Juli. Selanjutnya, pada 11-13 Juli pekerjaan dipusatkan di KM 17+075 hingga KM 16+900 yang mencakup empat titik lokasi. Sementara itu, arah Tangerang meliputi KM 23+265 hingga KM 23+375 pada 6-8 Juli, KM 24+865 hingga KM 24+905 pada 9-11 Juli, Off Ramp Bitung pada 9-13 Juli, serta KM 10+760 hingga KM 10+835 pada 11-13 Juli. Jalan tol Jakarta-Tangerang Rekayasa Lalu Lintas Selama Pekerjaan Jasa Marga memastikan pekerjaan tidak akan menyebabkan penutupan total ruas tol. Selama proses berlangsung, lajur yang menjadi lokasi pekerjaan akan ditutup sementara, sedangkan lajur lainnya tetap dioperasikan sehingga kendaraan masih dapat melintas. Selain itu, pengaturan lalu lintas akan diterapkan secara bertahap di sekitar area pekerjaan guna menjaga kelancaran arus kendaraan dan meminimalkan kepadatan. “Untuk menjaga kelancaran dan keselamatan berkendara, pengguna jalan diimbau agar tetap mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan,” ujar Amri Sanusi, Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, dalam keterangan tertulis, Selasa (7/7/2026). Selain itu, pengendara diimbau mengatur waktu perjalanan, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, dan menjaga jarak aman.