Toyota GR Supra Pasar mobil bekas kini semakin menarik perhatian, bahkan tidak lagi identik dengan kendaraan “kelas dua”. Sejumlah model justru laris manis dalam waktu singkat di Amerika Serikat, termasuk mobil listrik premium yang sebelumnya dikenal mahal saat kondisi baru. GULIR UNTUK LANJUT BACA Angka tersebut jauh lebih cepat dibandingkan rata-rata mobil bekas lain yang biasanya butuh waktu lebih lama untuk terjual. Fenomena ini menunjukkan bahwa minat terhadap kendaraan listrik tidak hanya tinggi di pasar mobil baru, tetapi juga di segmen second.Menariknya, Model X bukanlah model Tesla paling laris dalam kondisi baru. Namun di pasar mobil bekas, justru daya tariknya meningkat karena harga yang lebih terjangkau dibanding unit baru, tanpa mengorbankan teknologi dan performa.Di sisi lain, reputasi Model X sempat diwarnai isu kualitas dalam beberapa tahun terakhir. Meski begitu, hal tersebut tampaknya tidak terlalu memengaruhi minat konsumen yang tetap memburu unit bekasnya.Selain Model X, model lain dari Tesla juga masuk daftar mobil bekas paling cepat terjual. Salah satunya adalah Tesla Cybertruck yang rata-rata laku dalam waktu sekitar 27 hari. Tesla Cybertruck Posisi berikutnya ditempati SUV listrik mewah Mercedes-Benz EQS SUV yang juga mencatat waktu penjualan relatif singkat. Hal ini memperlihatkan bahwa segmen kendaraan listrik premium semakin diminati di pasar sekunder. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Tak hanya mobil listrik, model sport konvensional juga masih memiliki daya tarik kuat. Mazda MX-5 RF dan Toyota GR Supra masuk dalam daftar mobil bekas paling cepat laku, dengan waktu penjualan sekitar satu bulan.Khusus untuk GR Supra, minat tinggi juga dipicu oleh kabar penghentian produksi yang membuat model ini semakin diburu kolektor. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa faktor eksklusivitas juga berperan besar dalam menentukan cepat atau lambatnya sebuah mobil terjual di pasar bekas.