Produsen otomotif China semakin agresif memperluas eksistensinya di pasar Eropa. Hal tersebut akan terlihat pada Paris Auto Show 2026 yang mulai berlangsung 12 Oktober mendatang. Dilansir dari CarNewsChina, Minggu (4/10/2026), sebanyak 20 merek otomotif asal China tercatat masuk dalam daftar peserta pameran tersebut. merek tersebut antara lain 212, Aito, BYD, Changan, Chery, Denza, Forthing, Foton, GAC, Geely, Jaecoo, Leapmotor, Li Auto, Lotus, Lynk & Co, Maxus, Omoda, Smart, Xpeng, dan Zeekr. Tak sekadar hadir, sejumlah pabrikan juga menjadikan Paris Auto Show 2026 sebagai panggung untuk memperkenalkan produk baru. Setidaknya ada tujuh model yang dikonfirmasi melakukan debut. 7 Mobil Baru Asal China yang Hadir di Paris Motor Show 1. Geely Monjaro EM-i Geely akan membawa Monjaro EM-i, SUV plug-in hybrid (PHEV) yang sebelumnya telah dipasarkan di Mesir dan Azerbaijan. Paris menjadi debut Eropa bagi model yang memang dikembangkan untuk pasar ekspor tersebut. Monjaro EM-i dibekali mesin bensin turbo 1,5 liter yang dipadukan dua motor listrik dengan tenaga gabungan 305 kW atau sekitar 409 Tk. Baterai berkapasitas 29,8 kWh diklaim mampu memberikan jarak tempuh listrik hingga 130 km. Sementara kombinasi bensin dan listrik membuat jarak tempuhnya mencapai sekitar 1.100 km. Lynk & Co 07 GT 2. Lynk & Co 07 GT Lynk & Co menyiapkan 07 GT yang sekaligus menjadi station wagon pertama merek tersebut. Mobil ini menggunakan sistem PHEV EM-P. Versi AWD menggabungkan mesin 1,5 liter dengan dua motor listrik dan menghasilkan tenaga gabungan 390 kW atau 523 Tk. Jarak tempuh kombinasi diklaim mencapai 1.315 km. 3. Li Auto i6 Paris Auto Show juga menjadi momentum penting bagi Li Auto karena menandai debut merek tersebut di Eropa. Produk yang dipilih adalah i6, SUV listrik lima penumpang yang menjadi salah satu produk terlaris Li Auto di pasar domestik China. Versi penggerak roda belakang menggunakan motor listrik 250 kW atau 325 Tk. Sementara varian AWD menghasilkan tenaga gabungan hingga 400 kW atau 536 Tk. Baterai LFP 87,3 kWh buatan CATL memberikan jarak tempuh hingga 590 km berdasarkan standar WLTP untuk versi RWD. Xpeng G9L 4. Xpeng G9L Xpeng akan memperkenalkan G9L untuk pasar global. SUV berdimensi panjang lebih dari 5,1 meter tersebut nantinya juga diproduksi di Graz, Austria. Menariknya, meski versi China hanya memiliki lima tempat duduk, G9L untuk pasar internasional juga akan tersedia dengan konfigurasi tiga baris. Xpeng menawarkan G9L dalam pilihan kendaraan listrik murni (BEV) serta range extender (EREV). Versi listrik memiliki jarak tempuh hingga 619 km berdasarkan standar WLTP, tergantung varian baterai. Sedangkan G9L EREV diklaim mampu menempuh jarak kombinasi hingga 1.602 km berdasarkan standar CLTC. ZEEKR 9X di GIIAS 2026. 5. Zeekr 9X Zeekr membawa SUV flagship 9X yang dipersiapkan untuk memperluas jangkauan merek tersebut di Eropa. SUV dengan panjang lebih dari 5,2 meter itu menggunakan sistem plug-in hybrid yang memadukan mesin bensin 2,0 liter dan motor listrik. Versi dua motor menghasilkan tenaga gabungan 660 kW atau sekitar 885 Tk. Bahkan tersedia varian tiga motor dengan tenaga mencapai 1.030 kW atau 1.381 Tk. 6. Leapmotor D19 Leapmotor akan membawa D19, SUV besar yang tersedia dalam pilihan enam dan tujuh tempat duduk. Mobil ini ditawarkan dalam konfigurasi EREV dan BEV. Versi EREV menggunakan baterai hingga 80,3 kWh dengan jarak tempuh menggunakan tenaga listrik hingga 500 km berdasarkan CLTC. Sementara versi listrik murninya mengusung arsitektur 1.000 volt dan baterai hingga 115 kWh, dengan jarak tempuh maksimum sekitar 720 km berdasarkan CLTC. 7. Smart #2 Salah satu mobil terkecil yang akan mencuri perhatian adalah Smart #2. Mobil listrik dua penumpang tersebut memiliki panjang hanya 2.764 mm dan menggunakan platform Electric Compact Architecture (ECA). Desainnya dikerjakan Mercedes-Benz, sementara sistem kelistrikannya berada di bawah ekosistem Geely. Smart #2 dibekali motor listrik 60 kW atau sekitar 80 Tk. Baterai LFP-nya dikabarkan memiliki kapasitas 35,8 kWh dengan jarak tempuh sekitar 336 km berdasarkan standar WLTP. Agresif Kehadiran 20 merek asal China di Paris Auto Show 2026 memperlihatkan semakin agresifnya ekspansi produsen Negeri Tirai Bambu ke pasar Eropa. Menariknya, strategi yang dibawa tidak lagi sebatas menawarkan mobil listrik berharga terjangkau. Produk yang diperkenalkan mulai mencakup SUV premium, PHEV berperforma tinggi, EREV berjarak tempuh panjang, hingga mobil listrik perkotaan berukuran ringkas.