Memiliki mobil baru dengan penghasilan setara Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta bukan hal yang mustahil. Namun, calon pembeli perlu menghitung kemampuan finansial secara matang agar cicilan mobil tidak mengganggu kebutuhan sehari-hari. UMP Jakarta 2026 ditetapkan sebesar Rp 5.729.876 per bulan. Angka tersebut naik 6,17 persen dibandingkan UMP Jakarta 2025 yang sebesar Rp 5.396.761. Dengan penghasilan di kisaran tersebut, pilihan mobil baru yang relatif terjangkau berada di segmen Low Cost Green Car (LCGC). Ilustrasi UMP Jakarta 2026 Perencana Keuangan OneShildt Budi Raharjo mengatakan, dalam kondisi tertentu seorang pekerja, termasuk fresh graduate, tetap bisa mempertimbangkan kredit mobil baru. “Tapi sebelum membeli mobil, konsumen harus memperhatikan arus keuangan pribadi. Sebab mobil merupakan aset bergerak yang butuh BBM, biaya perawatan, pajak, dan lainnya,” ujar Budi, kepada Kompas.com belum lama ini. Menurut Budi, konsumen dengan penghasilan di bawah Rp 10 juta sebaiknya mempertimbangkan mobil baru di rentang harga Rp 150 juta hingga Rp 200 juta. Komparasi LCGC antara Toyota Agya dan Daihatsu Ayla Pilihan Mobil Baru Dengan batas harga tersebut, beberapa model LCGC bisa masuk dalam pertimbangan. Pilihannya antara lain Daihatsu Ayla, Daihatsu Sigra, Toyota Calya, Toyota Agya, dan Honda Brio Satya. Saat ini, Daihatsu Ayla misalnya, memiliki harga mulai Rp 141,2 juta untuk OTR DKI Jakarta. Sementara New Sigra dibanderol mulai Rp 144,2 juta. Toyota Calya ditawarkan mulai Rp 170,7 juta, sedangkan Toyota Agya mulai Rp 174,3 juta untuk OTR Jakarta. Ilustrasi kredit kendaraan bermotor, kredit mobil. Adapun Honda Brio Satya tersedia mulai Rp 170,4 juta untuk varian S manual. Varian Satya S CVT dibanderol Rp 184,5 juta. Dengan demikian, secara harga, sejumlah pilihan LCGC masih berada di dalam rentang Rp 150 juta-Rp 200 juta yang disarankan Budi untuk konsumen berpenghasilan di bawah Rp 10 juta. Namun, harga mobil bukan satu-satunya komponen yang harus dihitung. Konsumen juga perlu menyiapkan uang muka, cicilan bulanan, bahan bakar, parkir, tol, pajak kendaraan, asuransi, dan biaya perawatan. Ilustrasi konsumen melakukan pemesanan mobil di booth Toyota di IIMS 2026 Siapkan DP dan Hitung Beban Bulanan Budi mengatakan, salah satu keuntungan membeli mobil baru dibandingkan mobil bekas adalah bunga kredit yang umumnya lebih rendah. Konsumen juga berpeluang memperoleh potongan harga maupun program penjualan dari dealer. Selain itu, mobil baru biasanya masih mendapatkan fasilitas perawatan berkala gratis dalam periode tertentu sehingga dapat membantu mengurangi pengeluaran pada awal kepemilikan. “Bunga mobil baru pasti lebih rendah, belum lagi kita bisa dapat diskon dan beragam penawaran menarik lainnya. Selain itu, konsumen juga dibebaskan dari biaya perawatan, karena biasanya masih gratis,” ucap Budi. Ilustrasi kredit kendaraan, kredit mobil. Meski demikian, konsumen tetap harus menyiapkan dana awal. Budi menyarankan calon pembeli memiliki tabungan untuk membayar uang muka sekitar 20 persen dari harga mobil baru. Sebagai gambaran, mobil seharga Rp 150 juta membutuhkan DP sekitar Rp 30 juta jika menggunakan asumsi 20 persen. Sementara mobil seharga Rp 200 juta membutuhkan sekitar Rp 40 juta. Karena itu, dengan UMP Jakarta Rp 5,73 juta, membeli mobil baru memang dapat dilakukan secara kredit, tetapi kemampuan membayar cicilan sebaiknya tidak dilihat dari gaji saja. Kondisi pengeluaran rutin, utang lain, tabungan, serta biaya operasional mobil perlu dihitung terlebih dahulu agar kendaraan tidak menjadi beban keuangan baru.