Penggunaan TNKB Palsu Rekaman yang diunggah akun Instagram @polantasindonesia itu memperlihatkan sebuah Daihatsu Sigra memakai pelat nomor berbeda antara bagian depan dan belakang. Temuan tersebut berujung pada penindakan oleh petugas kepolisian di lokasi.Dalam video, Daihatsu Sigra berwarna gelap itu terlihat memasang pelat nomor T 1 ARA di bagian belakang, sementara pada bagian depan tertera pelat W 4 NDI. Ketidaksesuaian identitas kendaraan itu kemudian mendorong petugas menghentikan pengemudi dan meminta keterangan. Pria yang berada di samping mobil tersebut tampak kebingungan ketika dimintai penjelasan dan tidak mampu memberikan alasan yang jelas terkait pemasangan dua pelat berbeda tersebut. Penggunaan TNKB Palsu Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, setiap kendaraan wajib menggunakan pelat nomor sesuai data STNK, dan pelanggaran dapat dikenakan sanksi Pasal 280 dengan ancaman denda hingga Rp500.000. Polda Metro Jaya dalam beberapa kesempatan menegaskan bahwa penyalahgunaan TNKB merupakan salah satu bentuk pelanggaran yang menjadi prioritas penindakan.Dalam Operasi Zebra Jaya, pelat nomor tidak sesuai spesifikasi ataupun tidak terdaftar tercatat sebagai salah satu pelanggaran terbanyak yang terjaring terutama kendaraan yang memodifikasi TNKB demi menghindari identifikasi kamera ETLE atau untuk menutupi rekam jejak pelanggaran.Kepolisian menilai praktik tersebut berdampak langsung terhadap keamanan dan ketertiban lalu lintas. TNKB merupakan identitas resmi kendaraan yang diperlukan untuk memastikan akurasi penegakan hukum serta perlindungan bagi pengguna jalan lain.Kepolisian juga menyampaikan bahwa kasus pelat nomor ganda atau palsu cenderung meningkat seiring diperkuatnya sistem tilang elektronik.Sementara itu, unggahan video penindakan terhadap Daihatsu Sigra tersebut memunculkan ragam komentar warganet. Ada yang mengecam tindakan pengemudi, namun sebagian lain menanggapinya dengan candaan.Salah satu komentar yang banyak disorot berbunyi “Sungguh di luar Nurul”, dan kemudian diikuti deretan komentar satir lainnya.Kejadian tersebut mendapat beragam respon dari warganet. Kebanyakan beranggapan pengemudi tersebut melakukan hal itu untuk menghindari pelanggaran lalu lintas yang dibuatnya. “Belum bayar pajak juga,” tulis warganet di kolom komentar.“Memang rata-rata banyak gaya pakai pelat palsu begini yang mobil murah,” ungkap warganet lainnya.