Salah satu mobil listrik terlaris di China, Xiaomi SU7, punya ketahanan baterai yang cukup baik. Bahkan, setelah dipakai 18 bulan atau 1,5 tahun, battery health-nya berkurang tak sampai 10 persen. Wah! Tangguh juga, ya?Disitat dari Carnewschina, pemilik Xiaomi SU7 bernama Feng membagikan pengalamannya memakai kendaraan tersebut. Menurutnya, setelah dipakai 18 bulan atau 265 ribu km, battery health-nya masih tersisa 94,5 persen. "Saya kira baterainya sudah turun ke sekitar 90 persen. Ternyata masih 94,5 persen, saya benar-benar kaget," ujar Feng, dikutip Rabu (4/2).Pemilik Xiaomi SU7. Foto: Doc. CarnewschinaMobil yang digunakan merupakan Xiaomi SU7 Pro penggerak roda belakang dengan baterai berkapasitas 94,3 kWh. Feng mengaku, dia menempuh rata-rata 600 km per hari, setara perjalanan pulang-pergi (PP) New York-Boston. Penggunaan tersebut cukup intens untuk mobil listrik.Berdasarkan konsumsi energi sekitar 18 kWh per 100 km, baterai tersebut diperkirakan telah melalui sekitar 506 siklus pengisian penuh. Jumlah siklus sebenarnya bisa lebih tinggi karena Feng lebih sering mengisi daya parsial (20-80%), sesuai rekomendasi umum kendaraan listrik.Capaian itu tergolong impresif jika melihat standar industri. Umumnya, pabrikan memberi garansi baterai 8 tahun atau 150.000-160.000 km dengan batas penurunan kapasitas hingga 20-30 persen."Kalau dibanding mobil konvensional, saya sudah hemat lebih dari 100.000 yuan (Rp 240 jutaan) dibandingkan biaya bahan bakar," kata dia.Meski hanya berasal dari satu unit kendaraan, kisah Xiaomi SU7 tersebut memberi gambaran nyata soal potensi umur panjang di mobil listrik modern. Informasi itu juga menjadi kabar baik menjelang peluncuran SU7 generasi terbaru pada April mendatang.