Transmisi berteknologi dual clutch (DCT) atau kopling ganda dikenal memberikan sensasi berkendara yang responsif. Namun, di balik keunggulannya itu, sistem transmisi ini juga memiliki sisi menantang, terutama dari segi perawatan dan biaya perbaikan jika mengalami kerusakan. Heru Nurhidayat, pemilik bengkel spesialis Eyna Motor di Ciputat, mengatakan bahwa perawatan dasar atau jasa overhaul transmisi dual clutch sebenarnya tidak terlalu mahal, relatif sama dengan transmisi AT konvensional. “Bersihin transmisi dual clutch atau overhaul itu Rp 1,5 juta, jasanya saja,” ujar Heru kepada Kompas.com (10/11/2025). Ilustrasi servis transmisi dual clutch Namun, cerita berbeda muncul ketika ada komponen yang perlu diganti. Menurut Heru, ada beberapa komponen vital di transmisi DCT yang umum mengalami keausan seiring waktu. “Yang paling sering diganti itu lever, release bearing, dan dual clutch. Biasanya tiga item itu saja,” ucap Heru. Biaya penggantian suku cadang tersebut pun cukup beragam tergantung jenis dan merek komponen yang dipilih. “Untuk lever, ada dua biji. Kalau yang orisinal, harganya sekitar Rp 11 jutaan untuk dua biji. Masing-masing sekitar Rp 5 juta sekian dan Rp 4 juta sekian,” kata Heru. “Untuk release bearing orisinal, harganya sekitar Rp 5 jutaan. Sementara dual clutch-nya, orisinalnya sekitar Rp 9 jutaan,” ujarnya. Proses perbaikan kelistrikan Ford Fiesta Sebagai alternatif, pemilik mobil bisa menggunakan suku cadang aftermarket untuk menekan biaya. Secara tampilan pun sangat mirip dengan barang orisinal, tetapi biasanya dengan usia pakai yang relatif lebih pendek. “Sekarang sudah ada merek aftermarket juga, biayanya lebih murah. Satu set bisa di kisaran Rp 5,5 juta sampai Rp 6 juta. Kalau dual clutch aftermarket sekitar Rp 5 jutaan,” ujar Heru. Di samping sistem mekanis, sistem DCT juga bergantung pada modul elektronik bernama TCM (Transmission Control Module), yang berfungsi mengatur kerja kopling dan perpindahan gigi. “Selanjutnya ada TCM, itu modul elektronik untuk sistem transmisi. Kalau sudah rusak, biasanya diganti. Harganya bervariasi, ada yang jual Rp 10 juta, Rp 11 juta, sampai Rp 12 juta,” ucap Heru. Ilustrasi servis transmisi dual clutch Meski tersedia versi copotan, Heru menyarankan untuk tetap membeli baru agar hasilnya lebih maksimal. “Kalau mau pakai copotan juga bisa, asal komponennya masih bagus. Tapi saran saya, untuk TCM lebih baik beli baru supaya lebih puas dan awet. Usia pakainya bisa 8 tahun, bahkan sampai 10 tahun kalau dapat barang bagus,” katanya. Bila ditotal menggunakan komponen orisinal semua, peremajaan transmisi dual clutch pada mobil Ford, misalnya, bisa memakan biaya hingga kisaran Rp 30 juta sampai Rp 40 juta. Maka dari itu, pemilik mobil dengan sistem transmisi ini sebaiknya melakukan perawatan berkala dan penggantian oli secara rutin untuk memperpanjang usia pakainya. Ford Focus terbaru sat dites di Adelaide Hills, South Australia. Bagi pengguna Ford maupun mobil lain yang mengandalkan sistem DCT, memahami karakter dan kebutuhan servisnya menjadi kunci agar performanya tetap prima tanpa menguras kantong. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.