Pemerintah kembali menggulirkan wacana subsidi motor listrik. Kali ini, benar-benar bukan 'harapan palsu'?Drama 'tarik ulur' kebijakan subsidi motor listrik sempat terjadi sejak tahun lalu. Walhasil konsumen di Indonesia cenderung wait and see. Ketika wacana subsidi Rp 7 juta muncul lalu hilang, bikin konsumen menunda pembelian. Akhirnya kebijakan subsidi itu dihilangkan alias tidak ada. Kini muncul lagi pernyataan pemerintah akan mengeluarkan subsidi untuk sepeda motor listrik. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan program subsidi motor listrik lanjut tahun ini. Besaran subsidi yang diberikan Rp 5 juta per motor.Meski begitu, Purbaya mengatakan bahwa jumlah besaran subsidinya masih belum final."Tahun ini. Ya nggak semuanya, bertahap lah. Subsidi mungkin 5 juta per motor, Rp 5 juta atau lebih Kita lihat, nggak tahu. Ini kan masih awal nih," kata Purbaya di Gedung BPPK, Jakarta, Jumat (24/4/2026), dikutip dari detikFinance."Nanti berapa jumlah motor yang disubsidi masih dipertimbangkan. Tapi yang jelas saya masih diskusi dulu dengan Menteri Perindustrian, Menko, dan kami laporkan lagi ke Presiden sesuai dengan petunjuk pada waktu itu," katanya.Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) sudah tidak mengharapkan kebijakan subsidi motor listrik dari pemerintah. "Kita sepakat tidak berharap lagi sama pemerintah, mau ada subsidi atau tidak, kita tetap jalan terus," ujar Ketua Asosiasi Sepeda Motor Listrik Indonesia, Budi Setiyadi.Penjualan motor listrik masih di bawah 1 persenBerdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), dari total 6.412.769 unit motor yang terjual di Indonesia, segmen motor listrik berkontribusi kurang dari satu persen. Jika dihitung, angka penjualannya hanya berkisar di angka 50 ribuan unit.Merujuk data SRUT Kemenhub yang diterima detikcom, tren motor listrik terus bertumbuh dalam tiga tahun terakhir. Penjualan mencapai puncaknya pada 2024 yang menyentuh 77 ribu unit, bertepatan dengan masa berlakunya program subsidi pemerintah. Namun untuk sampai angka 2 juta unit, masih terlampau jauh.Angka Penjualan Motor Listrik 2017-2025 dari SRUT Kemenhub:2017: 32 unit2018: 2342019: 982 unit2020: 2.109 unit2021: 10.546 unit2022: 17.198 unit2023: 62.409 unit2024: 77.078 unit2025: 55.059 unit