Presiden Mitsubishi Motors, Takao Kato, menyebut pihaknya tengah menyiapkan peluncuran SUV off-road baru pada 2026. Hal ini diumumkan pada saat dirinya menghadiri Tokyo Auto Salon 2026. “Kami akan meluncurkan SUV off-road sejati yang baru pada 2026,” ujar Kato, dikutip dari Carscoops, Senin (19/1/2026). Isyarat kebangkitan model ini juga sempat terlihat lewat video yang dirilis Ralliart, yang menampilkan sosok SUV berukuran besar dengan desain mengotak khas Pajero, namun dikemas dengan sentuhan modern. Pernyataan tersebut juga diperkuat dengan kemunculan teaser terbaru yang desainnya sangat mirip dengan foto-foto mobil uji jalan yang sempat beredar sebelumnya. Kondisi ini memicu spekulasi bahwa model yang dimaksud tak lain adalah generasi terbaru dari Mitsubishi Pajero. Bagi penggemar SUV tangguh, kabar ini menjadi angin segar. Apalagi, segmen SUV ladder frame saat ini nyaris dikuasai Toyota Land Cruiser. Kehadiran pesaing baru dari Mitsubishi diyakini bakal membuat persaingan kembali memanas. mobil yang diduga Mitsubishi Pajero Generasi terbaru Sebagai informasi, untuk pasar global Pajero terakhir diproduksi pada 2021, mengakhiri perjalanan panjang selama 40 tahun dalam empat generasi. Namun, untuk pasar Indonesia, pabrikan berlambang tiga berlian ini masih memasarkan Pajero sebagai lini produk SUV bongsor mereka. Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa Pajero generasi terbaru akan menggunakan basis yang sama dengan Nissan Patrol, mengingat Mitsubishi berada dalam satu aliansi dengan Nissan dan Renault. Namun, laporan media Jepang BestCar menyebutkan, Mitsubishi memilih mengembangkan dan memproduksi Pajero terbaru secara mandiri tanpa berbagi platform dengan pabrikan lain. SUV ini disebut-sebut akan menggunakan platform yang sama dengan Mitsubishi Triton terbaru. Untuk jantung pacunya, Mitsubishi diperkirakan mengandalkan mesin diesel 2.4 liter twin-turbo empat silinder milik Triton, yang mampu menghasilkan tenaga 201 dk dan torsi 470 Nm. Selain versi bermesin diesel, Mitsubishi juga membuka peluang menghadirkan Pajero dalam varian elektrifikasi. mobil yang diduga Mitsubishi Pajero Generasi terbaru Opsi paling realistis adalah mengadopsi sistem penggerak milik Outlander PHEV, yang memadukan mesin bensin 2.4 liter dengan dua motor listrik serta baterai lithium-ion. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga total sekitar 248 dk dan torsi 450 Nm. Namun, konfigurasi tersebut dinilai perlu disesuaikan mengingat ukuran dan bobot Pajero akan jauh lebih besar dibanding Outlander. Mitsubishi kemungkinan harus meningkatkan output tenaga atau menyiapkan skema penggerak lain agar performanya tetap optimal. Soal banderol, hingga kini belum ada angka resmi. Meski begitu, media Jepang memperkirakan harga Pajero baru akan berada di atas Triton untuk varian termurah dan melampaui Outlander untuk varian tertinggi. Rentang harganya diprediksi berada di kisaran 5,5 juta yen hingga 7,5 juta yen, atau sekitar Rp 580 juta hingga Rp 800 juta. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang