Toyota tak hanya menjual mobil listrik di Indonesia. Diketahui Toyota juga sudah menjajakan dua mobil listrik di dalam negeri. Seberapa laris mobil listrik Toyota itu?Toyota punya jajaran mobil hybrid paling banyak dibandingkan merek lain, khususnya di pasar Indonesia. Meski begitu, bukan berarti Toyota tak punya mobil elektrifikasi jenis lainnya. Lewat strategi multipathway yang diterapkan Toyota, jenama asal Negeri Sakura itu juga sudah menjual mobil listrik untuk pasar domestik. Saat ini, Toyota sudah menjual dua mobil listrik di Indonesia. Kedua mobil listrik Toyota itu adalah bZ4x dan Urban Cruiser EV. Lalu seberapa laris dua mobil listrik Toyota itu?Berdasarkan data distribusi wholesales yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil listrik Toyota itu masih minim. Sepanjang tiga bulan pertama tahun 2026 misalnya, distribusi bZ4X dari pabrik ke dealer-dealer hanya 24 unit. Sementara itu Urban Cruiser EV justru belum mencatatkan distribusi sama sekali.Sebagai perbandingan, jumlahnya kalah jauh dibandingkan mobil listrik terlaris Maret 2026 Jaecoo J5 yang tembus 2.959 unit. Begitu juga dengan deretan merek mobil listrik China lain yang harga jualnya lebih terjangkau.Dari sisi harga, mobil listrik Toyota itu memang lebih tinggi ketimbang mobil listrik merek China yang ditawarkan BYD, Jaecoo, GAC, hingga Geely. Mobil listrik China bahkan sudah bisa dimiliki mulai harga Rp 199 juta.Harga mobil listrik Toyota di Indonesia itu dibanderol di kisaran Rp 700 jutaan. Urban Cruiser EV jadi yang termurah dengan harga Rp 759 juta. Sementara Toyota bZ4X kini juga harganya lebih murah. Untuk diketahui, harga Toyota bZ4X itu sempat tembus Rp 1 miliar. Namun karena kini sudah dirakit lokal, harga mobil listrik pertama Toyota itu turun jadi Rp 799 juta.Dengan harga tembus Rp 700 jutaan, mobil listrik Toyota itu menjanjikan jarak tempuh sejauh 426,7 km (Urban Cruiser EV) dan 525 km (bZ4X) dalam satu kali pengisian baterai penuh. Toyota juga memberikan garansi baterai hingga 8 tahun ataupun 160.000 km sekaligus pengecekan baterai setiap enam bulan sekali.