PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Hingga November 2025, perusahaan listrik negara ini mengklaim telah mengoperasikan 4.401 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di seluruh Indonesia, dengan sekitar 3.000 unit di antaranya dibangun melalui kemitraan dengan pihak swasta. “SPKLU Center yang diresmikan hari ini menjadi simbol kolaborasi nyata antara PLN dan mitra strategis,” ujar Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto, dalam keterangan resmi (5/11/2025). SPKLU PLN. PT PLN (Persero) menyiagakan hingga 1.000 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama periode mudik Lebaran 2025. Langkah ini menunjukkan bagaimana PLN tak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mengundang lebih banyak pihak untuk ikut serta memperluas jaringan pengisian daya di Tanah Air. “Ke depan, kami berharap semakin banyak pelaku usaha yang terlibat dalam pengembangan SPKLU, sehingga setiap stasiun BBM juga dapat memiliki fasilitas pengisian daya listrik,” kata Adi. Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, PLN menyiapkan tambahan SPKLU di jalur-jalur strategis untuk memastikan mobilitas masyarakat pengguna kendaraan listrik tetap lancar. Kapasitas pengisian juga terus ditingkatkan agar prosesnya lebih cepat dan efisien. Lexus UX 300e saat melakukan isi daya di SPKLU PLN. “Pemilihan lokasi SPKLU Center di Jagorawi sangat strategis. Pengendara dapat mengisi daya sambil beristirahat, menikmati kuliner, atau berinteraksi di area hijau yang kami sediakan. Ke depan, PLN akan memperluas fasilitas serupa di berbagai kota besar di Indonesia,” ucap Adi. Langkah PLN ini menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang berkelanjutan. Khususnya dalam mendukung transisi energi bersih sekaligus memperkuat kesiapan infrastruktur di era elektrifikasi transportasi. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.