Bertepatan dengan perayaan 50 tahunnya, Bridgestone Indonesia berhasil meraih penghargaan Most Strategic Enterprise in Regulatory Compliance untuk bisnis manufaktur otomotif dalam ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026. Bridgestone Indonesia mendapatkan penghargaan pada kategori Enterprise in Regulatory Compliance (klasifikasi PROSPER B), yakni kategori yang diperuntukkan bagi perusahaan dengan tingkat implementasi kepatuhan hukum dan tata kelola yang terintegrasi secara sistematis, konsisten, dan berkelanjutan dalam proses bisnis. Sementara PROSPER B, merupakan klasifikasi bagi perusahaan dengan tingkat regulasi yang tinggi serta kompleksitas bisnis menengah. Presiden Direktur Bridgestone Indonesia Mukiat Sutikno mengatakan, pencapaian ini mencerminkan kematangan sistem kepatuhan perusahaan serta efektivitas pengendalian internal dalam memastikan seluruh aktivitas usaha berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penghargaan IRCA untuk Bridgestone “Penghargaan IRCA 2026 ini merupakan pengakuan atas komitmen kuat Bridgestone Indonesia dalam membangun budaya integritas, menjadikan kepatuhan hukum dan tata kelola perusahaan sebagai fondasi utama dalam menjalankan bisnis," katanya, Senin (8/6/2026). Bridgestone Indonesia, lanjut Mukiat, akan terus memperkuat budaya kepatuhan yang proaktif dan berbasis risiko di seluruh lini organisasi. Langkah ini termasuk penguatan fungsi compliance, peningkatan kesadaran karyawan, serta implementasi kebijakan internal yang selaras dengan standar global Bridgestone Group. Pencapaian ini semakin mempertegas komitmen Bridgestone Indonesia yang tak sekadar menghadirkan produk dan layanan berkualitas, tetapi juga menjadi perusahaan yang menjunjung tinggi etika bisnis, kepatuhan hukum, serta praktik tata kelola perusahaan yang baik secara konsisten, sehingga mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. Adapun IRCA merupakan penghargaan nasional yang diberikan kepada perusahaan dan pemimpin yang dinilai berhasil mengintegrasikan kepatuhan regulasi ke dalam strategi bisnis, manajemen risiko, dan penerapan tata kelola perusahaan yang berkelanjutan. Bridgestone Asia Pacific India dan China (BSAPIC) Penilaiannya dilakukan melalui proses yang komprehensif dan berbasis data, termasuk self-assessment perusahaan melalui kuesioner kepatuhan serta evaluasi oleh panel dewan juri independen. Selain itu, penilaian juga mempertimbangkan tingkat efektivitas implementasi kebijakan, budaya kepatuhan, serta komitmen manajemen puncak dalam mengawal integritas perusahaan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang