Produksi sepeda motor TVS di Indonesia akhirnya menembus angka 1 juta unit. Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi TVS Motor Company Indonesia (TMCI) setelah 19 tahun berkiprah di pasar Tanah Air. Momentum ini sekaligus menegaskan konsistensi pabrikan asal India tersebut dalam memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi mobilitas, baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor. Ilustrasi pabrik motor TVS di Karawang, Jawa Barat. Dalam seremoni yang digelar di Karawang, Jawa Barat, Direktur PT TVS Motor Company Indonesia (TVS-MCI) Rajesh Ramani, mengingat kembali perjalanan panjang fasilitas manufaktur mereka di Indonesia. "Di tempat ini, pada 2005, fasilitas manufaktur terintegrasi kami diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono,” ujar Rajesh Ramani, dalam keterangan resmi, Kamis (19/2/2026). “Pada Juli 2007, kami memulai produksi komersial dengan tujuan utama menjadikan fasilitas ini sebagai basis manufaktur dan pusat ekspor progresif untuk kawasan ASEAN serta negara-negara lain di luar India," kata dia. Ilustrasi pabrik TVS di Indonesia Pada tahap awal berdiri, perusahaan menggelontorkan investasi sekitar 50 juta dolar AS atau setara Rp 844 miliar. Seiring waktu, komitmen tersebut terus ditingkatkan melalui investasi tahunan di berbagai proyek pengembangan, hingga totalnya kini mencapai US$ 250 juta dolar AS atau sekitar Rp 4,2 triliun. "Kami hadir di sini untuk jangka panjang, dengan komitmen menghadirkan produk-produk unggul dan berkualitas yang dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia," kata dia. Ilustrasi pabrik TVS di Indonesia Dari sisi kontribusi ekonomi, TVS Motor Indonesia kini mempekerjakan lebih dari 700 karyawan secara langsung. Dampak tidak langsungnya bahkan menyentuh sekitar 5.000 keluarga melalui jaringan pemasok, distributor, kontraktor, dan mitra lainnya. Dukungan 49 diler di berbagai daerah juga menjadi fondasi penting dalam menjaga akses produk dan layanan purna jual. Booth TVS Motor di PRJ 2025 Apresiasi atas pencapaian ini datang dari pemerintah. Dirjen ILMATE Kementerian Perindustrian, Setia Diarta, menilai keberhasilan menembus produksi 1 juta unit sebagai bukti daya tahan industri roda dua di tengah dinamika manufaktur nasional. "Pertumbuhan roda dua cendrung stabil dibanding industri manufaktur yang terkontraksi, TVS sendiri ikut berkontribusi dalam pertumbuhan roda dua. Apalagi ada rencana mengoptimalkan dengan memasukan lini battery EV NMC yang sejalan dengan visi pemerintah," ucap Setia Diarta. Sebagai salah satu basis produksi global, fasilitas TVS di Indonesia tak hanya melayani pasar dalam negeri. Sebagian besar produksi roda dua dan roda tiga bahkan telah diekspor ke berbagai kawasan, mulai dari ASEAN, Asia Selatan, Timur Tengah, Amerika Selatan, hingga Afrika. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang