Segmen low MPV semakin dinamis setelah Toyota resmi memperkenalkan Veloz Hybrid di GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Model elektrifikasi perdana dari keluarga Veloz ini hadir dengan harga perkenalan Rp 299 juta, namun Toyota menegaskan bahwa banderol tersebut belum final dan masih bersifat pengenalan. Dengan hadirnya varian hybrid, Toyota menargetkan Veloz mampu menjadi pilihan utama keluarga modern yang membutuhkan mobil irit, canggih, dan aman. Langkah ini juga menempatkan Veloz sebagai pesaing langsung Suzuki Ertiga Hybrid, yang lebih dulu eksis dan terakhir mendapatkan pembaruan pada 2024. Suzuki Ertiga Hybrid Perbedaan Teknologi Hybrid Toyota membekali Veloz Hybrid dengan teknologi full hybrid, yang memadukan mesin bensin 1.5 liter dan motor listrik yang mampu menggerakkan mobil sepenuhnya dalam kondisi tertentu. Sistem ini memungkinkan efisiensi bahan bakar lebih optimal, terutama dalam kondisi setop-and-go. Sementara itu, Suzuki Ertiga Hybrid menggunakan sistem mild hybrid SHVS, dengan kombinasi Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai lithium-ion kecil. Sistem ini membantu meringankan beban mesin dan meningkatkan efisiensi, namun tidak dapat menggerakkan mobil hanya dengan tenaga listrik. Dari sisi teknologi, Veloz Hybrid berada satu tingkat di atas. Interior Toyota Veloz Hybrid Dimensi dan Kenyamanan Kabin Sebagai MPV keluarga, ruang kabin menjadi faktor penting. Veloz Hybrid hadir dengan dimensi yang lebih besar, panjang sekitar 4.475 mm dan lebar 1.775 mm, membuat interiornya terasa lebih lapang. Suzuki Ertiga Hybrid Cruise meluncur di IIMAS 2024 Pengaturan kursi baris kedua juga fleksibel, mendukung kenyamanan perjalanan jauh. Ertiga Hybrid sedikit lebih kompak dengan panjang 4.395 mm dan lebar 1.735 mm. Meski begitu, kabinnya tetap ergonomis dan dikenal nyaman untuk penggunaan harian. Dimensi yang lebih ramping membuatnya lebih gesit saat bermanuver di perkotaan. Test drive Toyota Veloz Hybrid di Astra Auto Fest 2025 Fitur Keselamatan Keunggulan lain Veloz Hybrid ada pada Toyota Safety Sense (TSS), mencakup adaptive cruise control, lane departure assist, pre-collision warning, dan kamera 360 derajat. Kehadiran fitur ADAS ini memberi nilai tambah besar untuk keamanan dan kenyamanan berkendara. Di sisi lain, Ertiga Hybrid tetap menawarkan fitur standar penting seperti Electronic Stability Program (ESP), hill hold control, dan kamera parkir. Namun, belum dilengkapi fitur keselamatan aktif selengkap Veloz Hybrid. Suzuki Ertiga Hybrid Harga dan Pertimbangan Konsumen Saat ini, Veloz Hybrid dibanderol Rp 299 juta untuk harga pengenalan. Suzuki Ertiga Hybrid dijual pada rentang Rp 285,1 juta hingga Rp 305,5 juta, tergantung varian. Dengan harga yang berdekatan, pilihan konsumen akan mengerucut pada preferensi teknologi dan fitur. Veloz Hybrid lebih cocok bagi mereka yang menginginkan teknologi hybrid penuh serta fitur keselamatan modern. Sementara Ertiga Hybrid menawarkan efisiensi, kesederhanaan, dan biaya perawatan yang relatif lebih terjangkau. Baik Toyota Veloz Hybrid maupun Suzuki Ertiga Hybrid hadir untuk menjawab kebutuhan keluarga Indonesia yang menginginkan mobil hemat bahan bakar dan tetap nyaman. Veloz tampil sebagai opsi lebih modern dengan teknologi full hybrid dan fitur keamanan lengkap, sementara Ertiga menjadi pilihan praktis yang sudah terbukti irit dan andal. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang