Perkembangan pasar otomotif nasional semakin dinamis, terutama dengan hadirnya pilihan mobil listrik berharga terjangkau. Meski demikian, segmen Low Cost Green Car (LCGC) dinilai masih memiliki pasar yang kuat, terutama di kalangan pembeli mobil pertama di Indonesia. Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Operation Director PT Honda Prospect Motor, mengatakan bahwa konsumen untuk mobil listrik murah dan LCGC berbeda. Daihatsu sigra 1.2 R Deluxe di GIIAS 2025 Menurutnya, konsumen LCGC kebanyakan merupakan pembeli mobil pertama. "Untuk LCGC, kebanyakan datang dari pembeli pertama yang menginginkan sesuatu yang bebas khawatir," ujar Billy kepada wartawan saat ditemui di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, Jumat (21/11/2025). "Dalam hal memilih kendaraan, merawatnya, dan menjualnya kembali dengan harga yang lebih tinggi. Jadi, mereka lebih nyaman untuk memiliki mobil LCGC sekarang," kata Billy. Toyota Agya di GJAW 2024 Billy menambahkan bahwa mobil listrik murah biasanya dibeli oleh orang yang tinggal di perkotaan, karena sudah ada infrastruktur pengecasan yang cukup banyak. "Kemudian, gaya hidupnya seperti apa, dan bukan mobil pertama biasanya, melainkan mobil kedua dan ketiga. Jadi, itu konsumen yang berbeda. Kami tetap yakin LCGC akan tetap lebih laku," ujarnya. Daihatsu Ayla di GIIAS 2025 "Honda juga memberikan nilai terbaik untuk konsumennya dalam hal pembelian, perawatan, sampai menjualnya kembali agar tidak khawatir. Jadi, ada peace of mind bagi konsumen first-time buyer," kata Billy. Billy mengatakan bahwa kehadiran mobil listrik murah mungkin sempat membuat penjualan LCGC menurun, tetapi perlu dilihat juga apakah penurunan tersebut stabil atau tidak. "Tapi, kami yakin pembeli mobil pertama itu masih banyak. Memang LCGC itu kebanyakan pembeli mobil pertama, 70 persen hingga 80 persen dari kami adalah pembeli mobil pertama," ujar Billy. Dengan pasar yang besar dan kebutuhan yang spesifik, Honda optimistis LCGC tetap memiliki masa depan cerah di Indonesia. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.