Ilustrasi Ganti Oli Motor. Musim hujan yang kerap disertai banjir masih menjadi tantangan bagi pengguna sepeda motor di berbagai daerah. Selain risiko mogok, motor yang terendam banjir juga menyimpan potensi kerusakan serius apabila tidak segera ditangani dengan benar. Salah satu langkah krusial setelah motor melewati atau terendam banjir adalah mengganti oli mesin. Banyak pemilik kendaraan yang menganggap langkah ini sepele, padahal kondisi oli sangat menentukan umur dan performa mesin ke depannya.Saat motor terendam banjir, air berpotensi masuk ke dalam ruang mesin melalui celah pernapasan atau seal yang tidak sepenuhnya kedap. Ketika air bercampur dengan oli, kemampuan pelumasan akan menurun drastis dan membuat gesekan antarkomponen meningkat. Oli yang tercampur air biasanya berubah warna menjadi kecokelatan seperti susu dan teksturnya menjadi lebih encer. Jika tetap digunakan, kondisi ini dapat memicu korosi, keausan komponen, hingga kerusakan permanen pada mesin motor.Selain itu, sisa lumpur dan kotoran dari air banjir juga dapat ikut terbawa masuk dan mengendap di dalam mesin. Endapan tersebut berisiko menyumbat saluran pelumasan dan mengganggu sirkulasi oli saat mesin dihidupkan kembali. Oleh karena itu, pemeriksaan menyeluruh sebelum motor digunakan kembali sangat disarankan. Penggantian oli menjadi langkah awal yang relatif sederhana namun berdampak besar dalam mencegah kerusakan lanjutan. Kondisi ini turut menjadi perhatian pelaku industri pelumas yang melihat langsung dampak banjir terhadap kendaraan masyarakat. Salah satunya Federal Oil yang melalui PT ExxonMobil Lubricants Indonesia menghadirkan inisiatif kepedulian bagi korban bencana. Perusahaan menyalurkan bantuan berupa pakaian layak pakai dan penggantian oli gratis bagi motor terdampak banjir di Sumatera Utara. Program ini dijalankan bekerja sama dengan bengkel rekanan dan komunitas lokal agar bantuan tepat sasaran.“Melalui program ini, kami ingin hadir bukan hanya sebagai merek pelumas, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kondisi masyarakat,” ujar Rommy Averdy Saat selaku Market Development General Manager PT EMLI, dikutip VIVA Otomotif dari keterangan resmi, Sabtu 20 Desember 2025.