Liburan ke pantai pakai mobil memang seru, tapi ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan supaya perjalanan aman dan nyaman. Pastikan kondisi mobil prima sebelum berangkat. Periksa oli mesin, air radiator, rem, dan tekanan ban. Perjalanan ke pantai sering melewati jalur panas dan berdebu, jadi mobil harus benar-benar siap agar tidak bermasalah di tengah jalan. Imun, pemilik bengkel Spesialis Ford Trucuk Klaten mengatakan persiapan berlibur menggunakan mobil sama dengan persiapan perjalanan lainnya. “Pastikan mobil dalam kondisi prima, perhatikan tekanan ban. Jangan terlalu kempis atau terlalu keras. Jika tujuan pantai memiliki area berpasir, tekanan ban bisa sedikit dikurangi agar traksi lebih baik dan mobil tidak mudah terjebak,” ucap Imun kepada KOMPAS.com, Sabtu (21/3/2026). Tak semua jenis mobil bisa melaju dengan lancar di atas pasir karena keterbatasan teknologi sistem roda penggerak. Roda bisa selip dan terjebak di dalam pasir. Jangan memaksakan mobil masuk ke pasir jika bukan kendaraan yang cocok. Mobil penggerak roda depan (FWD) lebih mudah selip dibanding SUV atau 4WD. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendorong masyarakat memanfaatkan Jalur Pantai Selatan (Pansela) atau Jalur Pansela Jawa sebagai alternatif perjalanan mudik Lebaran 2026. “Gunakan alas tambahan seperti papan agar roda dapat lebih mudah keluar dari area pasir, permukaannya yang luas dapat mencegah roda terjebak,” ucap Imun. Penting mengisi bahan bakar penuh sebelum masuk area terpencil. Banyak pantai lokasinya jauh dari SPBU, jadi lebih aman jika tangki dalam kondisi penuh. “Bawa perlengkapan darurat. Minimal ada dongkrak, ban cadangan, kabel jumper, senter, dan air minum. Ini penting jika terjadi kendala di perjalanan,” ucap Imun. Selain itu, pelancong perlu menghindari parkir terlalu dekat dengan bibir pantai. Air laut mengandung garam yang bisa menyebabkan karat pada bagian bawah mobil. “Setelah pulang, segera cuci mobil terutama bagian kolong. Ini penting untuk menghilangkan sisa garam dan pasir yang bisa merusak komponen,” ucap Imun. Sebagai tambahan antisipasi, pelancong sebaiknya tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil saat parkir di area wisata yang ramai. Terakhir, tetap perhatikan kondisi tubuh saat berkendara. Jangan memaksakan diri jika lelah, lebih baik istirahat sejenak agar perjalanan tetap aman. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang