Memasuki masa libur Lebaran 2026, arus lalu lintas menuju kawasan wisata Pantai di Gunungkidul, mulai mengalami kemacetan. Lonjakan kendaraan terjadi sejak pagi hari akibat tingginya minat wisatawan yang memanfaatkan momen liburan. Berdasarkan pantauan Kompas.com pada Senin (23/3/2026), melalui CCTV di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Utama Pantai Baron, kepadatan kendaraan menuju Pantai Drini mulai terlihat di jalur utama kawasan tersebut. Sebagai informasi, TPR Utama Baron merupakan pintu masuk utama menuju kawasan wisata pantai di Gunungkidul, Yogyakarta. Akses ini melayani lebih dari 23 destinasi pantai, di antaranya Pantai Baron, Kukup, Sepanjang, Krakal, Sundak, hingga Indrayanti. Arus lalu lintas didominasi kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat, yang datang dari berbagai daerah. Pantauan TPR Utama Baron, Gunungkidul Antrean kendaraan bahkan mengular cukup panjang, dengan laju kendaraan yang hanya bisa bergerak perlahan. Momentum libur Lebaran menjadi salah satu faktor utama meningkatnya volume kendaraan. Sementara itu, dikutip dari Kompas.com, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olaraga Gunungkidul, Yohanes Nanang Putranto menyampaikan kunjungan sudah mulai ramai. Data sementara Jumat (20/3/2026) sekitar 11.000-an orang berkunjung, dan Sabtu (21/3/2026) sebanyak 25.000 wisatawan. Dia menyebut kemungkinan puncak kunjungan wisatawan ke Gunungkidul pada Minggu (22/3/2026) dan Senin (23/3/2026). Pantauan TPR Utama Baron, Gunungkidul Libur hari raya Idul Fitri ditargetkan jumlah wisatawan sejumlah 93.191 orang wisatawan dengan target PAD sekitar Rp 1,7 miliar. Wisatawan juga diimbau untuk mengatur waktu perjalanan agar tidak terjebak puncak arus kunjungan. Hingga siang hari, arus kendaraan diperkirakan masih terus meningkat, mengingat periode libur Lebaran biasanya menjadi puncak kunjungan wisata ke wilayah ini. Dengan tingginya mobilitas selama libur Lebaran, wisatawan diharapkan tetap mengutamakan keselamatan, menjaga kondisi kendaraan, serta mematuhi arahan petugas di lapangan agar perjalanan tetap lancar dan aman. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang