Sejumlah warga Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta Utara, kembali resah oleh naiknya permukaan air laut yang dalam beberapa hari terakhir hampir menyamai tinggi tanggul. Cuaca buruk yang melanda Jakarta sepekan terakhir membuat pasang air laut meningkat, hingga kerap melompat melewati tanggul setinggi sekitar satu meter dan membasahi jalan perumahan elit tersebut. Dikutip dari , kekhawatiran itu karena tanggul yang menopang kawasan ini memiliki ketebalan hanya sekitar 10–15 sentimeter, sehingga mudah terkikis hantaman ombak dan berpotensi jebol sewaktu-waktu. Dalam situasi seperti ini, pemilik kendaraan di Pantai Mutiara perlu waspada dan melakukan evakuasi sebelum terlambat, karena air laut yang naik tidak hanya mengancam permukiman, tetapi juga dapat mempercepat korosi pada komponen kendaraan yang tergenang. Dua anak bermain air saat banjir rob menggengangi Kompleks Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta, Minggu (7/6/2020). Banjir di kawasan tersebut diduga akibat adanya tanggul yang jebol saat naiknya permukaan air laut di pesisir utara Jakarta. Kamal, pemilik bengkel mobil Kafka mengatakan, paparan air laut dapat membawa dampak serius bagi kendaraan, terutama pada bagian bodi. “Yang pasti bikin keropos bodi mobil sih,” kata Kafka kepada Kompas.com, Minggu (23/11/2025). Kandungan garam yang tinggi dalam air laut mempercepat proses oksidasi pada logam, sehingga bodi mobil bisa menjadi keropos jika terus-menerus terpapar tanpa penanganan. Kamal menambahkan, pemilik kendaraan yang tinggal atau beraktivitas dekat kawasan pesisir sebaiknya memberikan perhatian ekstra terhadap perawatan mobil. “Sering dicuci aja mobilnya, teritama bagian kolongnya dan pakai pelapis anti karat buat bagian kolongnya,” katanya. Sementara itu, Dealer Technical Support Dept. Head PT. Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi, mengatakan, air laut bersifat korosif, bisa merusak komponen dan bodi kendaraan. "Bahaya lainnya, nomer sasis untuk kendaraan yang masih menggunakan ladder frame bisa rusak juga," kata dia kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu. Dengan kondisi tanggul yang rawan jebol dan pasang air laut yang sulit diprediksi, warga perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap kendaraan yang berpotensi terpapar air asin. Evakuasi lebih awal dan perawatan rutin menjadi langkah penting untuk mencegah kerusakan serius. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.