PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat 85.790 kendaraan keluar dari Jabotabek melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju wilayah Timur Trans Jawa pada 14-15 Agustus 2026, saat periode libur panjang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Jumlah tersebut mengalami peningkatan hingga 33,68 persen dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal yang mencapai 64.175 kendaraan. Pgs. Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT Dary Achmad Budi mengatakan, peningkatan jumlah kendaraan juga terjadi dari arah sebaliknya, yakni dari Timur Trans Jawa menuju Jakarta. “Sementara untuk kendaraan dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 65.674 kendaraan, naik 17,07 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal sebanyak 56.098 kendaraan,” katanya, Minggu (16/8/2026). Volume Kendaraan Kondisi lalu lintas libur HUT RI Selain itu, peningkatan volume kendaraan juga terlihat di sejumlah ruas tol yang dikelola JTT Group di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan rincian sebagai berikut. Jawa Tengah a. GT Kalikangkung Kendaraan menuju Semarang tercatat 42.688 kendaraan, naik 17,74 persen. Sementara kendaraan meninggalkan Semarang arah Jakarta tercatat 27.518 kendaraan, turun 8,21 persen. b. GT Banyumanik Arus menuju Solo tercatat 59.991 kendaraan, naik 12,85 persen dari kondisi normal sebanyak 53.162 kendaraan. Sementara arah Jakarta mencapai 38.076 kendaraan, naik 0,33 persen. Tol Layang MBZ Jakarta-Cikampek Jawa Timur a. GT Warugunung Kendaraan menuju Surabaya tercatat 40.750 kendaraan, turun 3,50 persen. Sementara arah Jakarta mencapai 44.616 kendaraan, naik 9,47 persen. b. GT Kejapanan Utama Sebanyak 53.040 kendaraan menuju Malang, turun 0,23 persen, dan 48.429 kendaraan menuju Surabaya, turun 5,27 persen. c. GT Singosari Kendaraan menuju Malang tercatat 31.827 kendaraan, turun 0,96 persen. Sementara arah Surabaya mencapai 25.449 kendaraan, turun 2,73 persen. Ilustrasi lalu lintas kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek “Pengguna jalan diimbau untuk tetap menjaga fokus dan konsentrasi selama berkendara, mengutamakan keselamatan, menjaga kondisi fisik, serta memanfaatkan aplikasi Travoy untuk memperoleh informasi lalu lintas secara real-time, lokasi rest area, CCTV jalan tol, hingga layanan darurat guna mendukung perjalanan yang aman dan nyaman,” ujar Dary.