JAKARTA, KOMPAS.com - Persaingan mobil listrik di segmen SUV kompak semakin ramai usai kehadiran Jaecoo J5 EV yang dibanderol mulai Rp 249 juta, hingga Rp 299,9 juta untuk tipe tertinggi. Dari segi harga, Jaecoo J5 EV tipe tertinggi menjadi pesaing ketat dari VinFast VF e34 yang dibanderol dengan harga Rp 283 juta (berlangganan baterai). Keduanya mobil ini menyasar konsumen perkotaan yang mencari kendaraan nol emisi dengan tampilan modern, fitur lengkap, serta harga yang berada di kisaran terjangkau. Namun, baik dari sisi desain, kenyamanan kabin, hingga performanya, keduanya menawarkan karakter berbeda. Secara tampilan luar, Jaecoo J5 EV membawa nuansa SUV yang lebih maskulin. Garis bodi dibuat tegas dengan grille tertutup khas mobil listrik, dipadukan lampu utama LED yang tipis sehingga memberi kesan modern dan futuristis. VinFast VF e34 Di sisi lain, bodi yang sedikit mengotak membuatnya terlihat kokoh. Adapun bahasa desain ini terasa menonjol saat dilihat dari samping, terutama dengan penggunaan pelek berdiameter besar dan ground clearance yang cukup tinggi. Sementara itu, Vinfast VF e34 menampilkan kesan yang lebih membulat dan halus. Karakternya terasa lebih urban dan minimalis, cocok untuk pengguna yang menginginkan SUV yang tampak ringkas dan tidak terlalu agresif. Desain lampu depan dan DRL menyatu membentuk garis melengkung, menciptakan siluet huruf V. Secara dimensi, VF e34 sedikit lebih kompak, sehingga lebih mudah bermanuver di area perkotaan dengan lalu lintas padat. Masuk ke bagian dalam, Jaecoo J5 EV menawarkan suasana kabin yang terasa premium. Material interior didominasi oleh soft touch, sementara tata letak dashboard dibuat bersih dengan layar sentuh berukuran besar yang menjadi pusat kendali. Interior Jaecoo J5 EV Posisi duduknya terasa tinggi, memberi visibilitas lebih baik ke area sekitar. Pada varian tertinggi, fitur-fitur seperti jok elektrik, panoramic sunroof, hingga 17 fitur ADAS (Advanced Driver Assistance System) seperti adaptive cruise control, lane keeping assist, dan automatic emergency braking. Berbeda dengan itu, Vinfast VF e34 mengedepankan kesan fungsional. Layout interior tidak terlalu rumit dan lebih langsung digunakan. Material kabin memang belum sepenuhnya terasa mewah, tetapi cukup solid untuk penggunaan sehari-hari. Layar infotainment berdiri sebagai elemen utama di tengah dashboard, dengan sebagian besar fungsi kendaraan terintegrasi di dalamnya. VF e34 juga dibekali berbagai fitur keselamatan aktif, meski secara jumlah dan respons sistemnya sedikit lebih sederhana dibanding J5 EV. VinFast VF e34 Soal performa, Jaecoo J5 EV mengusung motor listrik tunggalnya menghasilkan tenaga 155 kW (sekitar 211 Tk) dengan torsi 288 Nm, mampu berakselerasi dari 0–100 km per jam hanya dalam 7,3 detik. Karakter ini membuatnya lebih menyenangkan dikemudikan di berbagai kondisi jalan. Sedangkan Vinfast VF e34 ditenagai baterai ukuran sekitar 41,9 kWh, dengan total jarak tempuh 318 Km. Tenaga yang dihasilkan lebih besar yakni 148 Hp dan torsi 242 Nm. Secara keseluruhan, keduanya berada di segmen yang sama, tetapi menawarkan pengalaman yang berbeda. Jaecoo J5 EV menawarkan tampilan lebih tangguh, kabin dengan nuansa premium, serta tenaga dan torsi yang lebih besar. Mobil ini cocok bagi pengguna yang menginginkan SUV listrik dengan rasa berkendara yang lebih percaya diri, lengkap dengan fitur keselamatan canggih. Sementara itu, Vinfast VF e34 hadir dengan desain yang kompak, interior yang fungsional, serta skema harga dengan opsi berlangganan baterai menjadikannya pilihan bagi pengguna yang mencari mobil listrik ringkas dan efisien. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.