Injektor mobil yang kotor bisa menyebabkan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros karena proses penyemprotan tidak lagi optimal. Kondisi ini terjadi karena bahan bakar tidak keluar dalam bentuk kabut halus, melainkan menetes atau tidak merata. "Kalau injektor kotor, semprotan bensin jadi nggak maksimal, pembakaran di ruang mesin jadinya kan tidak sempurna," ujar Hendrayana Zakariya, pemilik bengkel OPRECHT spesialis injeksi di Kopo, Bandung Barat. Akibatnya, tenaga mesin ikut menurun karena proses pembakaran tidak berlangsung efisien. Salah satu penyebab utama kondisi ini adalah penggunaan bahan bakar dengan kualitas rendah. Bahan bakar yang tidak bersih cenderung meninggalkan kerak karbon pada bagian nozzle injektor. Selain itu, filter bahan bakar yang sudah kotor juga bisa menjadi pemicu masalah. Kotoran yang lolos dari filter akan masuk dan menyumbat lubang kecil pada injektor.