Perawatan motor matik agar tetap nyaman, irit, dan awet sangat bergantung pada penggantian oli secara berkala. Namun, masih banyak pemilik kendaraan yang mengira hanya oli mesin yang perlu diganti secara rutin. Padahal terdapat jenis oli lain yang memiliki peran penting dalam menjaga performa serta keandalan kendaraan dalam jangka panjang. Jika perawatan ini diabaikan, risiko kerusakan komponen bisa muncul tanpa disadari dan berujung pada biaya perbaikan yang lebih besar. Supriyono, Kabeng Yamaha, mengatakan, pada motor matik, terdapat dua jenis oli yang perlu diganti secara berkala, yakni oli mesin dan oli gardan. Ganti oli gratis dari Federal Oil “Oli mesin intervalnya 2.000 kilometer atau tiga bulan, mana yang tercapai lebih dulu,” kata Supriyono, kepada Kompas.com, Rabu (28/1/2026). Namun, untuk motor matik dengan kapasitas mesin lebih besar, interval penggantian oli mesin bisa lebih panjang. Umumnya, penggantian dilakukan setiap 3.000 kilometer atau tiga bulan. Sementara itu, oli gardan memiliki interval penggantian yang lebih lama dibandingkan oli mesin. Supriyono menjelaskan, oli gardan pada motor matik sebaiknya diganti setiap 9.000 kilometer atau maksimal 10 bulan pemakaian. Kedua jenis oli memiliki fungsi berbeda namun sama-sama penting, oli mesin berperan melumasi komponen, mendinginkan mesin, mencegah kerak, dan menjaga performa. Sedangkan oli gardan melumasi transmisi, mengurangi gesekan gigi CVT, menjaga efisiensi tenaga, serta mencegah keausan jangka panjang. Perlu dicatat bahwa, penggantian oli secara rutin penting untuk menjaga pelumasan komponen mesin dan sistem transmisi agar tetap optimal. Jika terlambat diganti, kualitas oli dapat menurun dan berpotensi menimbulkan keausan komponen, yang pada akhirnya berdampak pada performa dan usia pakai motor matik. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang