JAKARTA, KOMPAS.com – Saya berkesempatan menjajal langsung Honda StepWGN e:HEV menyusuri jalur mudik di Pulau Jawa, dalam perjalanan luar kota ‘Merapah Trans Jawa 2026’. MPV boxy berkapasitas tujuh penumpang ini menjadi salah satu mobil yang menarik perhatian karena menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik dalam sistem hybrid. Dari sisi spesifikasi, StepWGN e:HEV mengandalkan mesin 2.0L DOHC i-VTEC yang dipadukan dengan motor listrik. Kombinasi sistem hybrid tersebut mampu menghasilkan tenaga 184 PS atau setara 182 Tk dengan torsi maksimum 315 Nm, yang disalurkan melalui transmisi E-CVT. Honda Step WGN e:HEV dalam ajang Merapah Trans Jawa 2026 Secara dimensi, mobil ini juga tergolong besar untuk ukuran MPV keluarga. Panjangnya mencapai 4.829 mm, lebar 1.752 mm, tinggi 1.840 mm, dengan wheelbase 2.888 mm serta ground clearance 151 mm. Dengan ukuran sebesar itu, saya penasaran seperti apa konsumsi bahan bakarnya saat dipakai perjalanan jauh. Honda Step WGN e:HEV dalam ajang Merapah Trans Jawa 2026 Pengujian dilakukan dalam perjalanan dari Gerbang Tol Juanda di Surabaya, menuju Rest Area 456 B di Salatiga, melalui jalur tol dengan kondisi lalu lintas relatif ramai lancar. Dari total perjalanan sekitar 300 Km, konsumsi bahan bakar yang tercatat pada multi information display (MID) menunjukkan angka rata-rata 16,5 Km per liter. Angka ini cukup impresif untuk sebuah MPV boxy berkapasitas tujuh penumpang dengan bodi besar. Honda Step WGN e:HEV dalam ajang Merapah Trans Jawa 2026 Menariknya, pada 100 Km pertama perjalanan dari Surabaya menuju Madiun, angka konsumsi bahan bakar sempat menyentuh 18,6 Km per liter. Namun, setelah perjalanan berlanjut ke arah timur atau Jawa Tengah dengan kontur jalan yang mulai menanjak, angka tersebut perlahan menurun. Kondisi ini terjadi karena mobil beberapa kali harus melakukan overtake, sehingga mesin bekerja lebih keras. Honda Step WGN e:HEV dalam ajang Merapah Trans Jawa 2026 Perlu diingat, hasil konsumsi BBM sebuah mobil sangat dipengaruhi oleh banyak faktor. Mulai dari kondisi lalu lintas, gaya berkendara, hingga kualitas bahan bakar yang digunakan. Dalam pengujian ini, tim redaksi Kompas.com menggunakan Pertamax atau bensin dengan nilai oktan setara RON 92. Dari pengalaman berkendara tersebut, saya melihat sistem hybrid pada StepWGN e:HEV mampu memberikan efisiensi bahan bakar yang cukup baik untuk ukuran MPV keluarga. Apalagi jika mobil digunakan dalam kondisi lalu lintas lancar dan gaya berkendara yang lebih santai. Sebagai informasi, program ini bisa bergulir berkat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Asosiasi Tol Indonesia, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Honda Prospect Motor, ASTRA Infra, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk, hingga Waskita Toll Road. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang