Kehadiran motor listrik nasional (molinas) diharapkan tidak hanya membawa identitas produk dalam negeri, tetapi juga menawarkan harga yang terjangkau bagi masyarakat. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian pengamat otomotif Bebin Djuana ketika menanggapi harga motor listrik nasional yang saat ini berada di kisaran Rp 20 jutaan. Molinas yang diluncurkan belum lama ini diyakini sangat mirip dengan ALVA N3. Sebagai pembanding, harga motor listrik ALVA N3 Next Gen dibanderol mulai dari Rp 16,5 juta dengan program sewa baterai melalui skema Bebas Pas. Sementara itu, konsumen yang ingin membeli motor sekaligus baterainya perlu menyiapkan dana sekitar Rp 22,5 juta hingga Rp 30,5 juta. Menurut Bebin, motor yang menyandang status nasional semestinya memiliki keunggulan dari sisi harga. Pemerintah dinilai dapat memberikan dukungan berupa insentif atau pengurangan pajak agar kendaraan tersebut benar-benar bisa dijangkau masyarakat. Test ride Alva N3 Next Gen Bebin mengatakan, harga yang pantas untuk motor listrik nasional Cakra NX1 seharusnya tidak lebih dari Rp 20 juta. "Kalau namanya motor nasional, ya ada pajak yang ditebang supaya terjangkau untuk rakyat," ujar Bebin, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini. Harga Jadi Pembeda Menurut Bebin, predikat sebagai motor nasional seharusnya tidak sekadar ditandai dengan penggunaan komponen atau pengembangan produk di dalam negeri. Harga yang lebih terjangkau juga menjadi salah satu indikator penting agar keberadaan motor nasional memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Test ride motor listrik Alva N3 "Kalau motor yang ada cuma ditunjuk jadi motor nasional tapi segitu-segitu saja, untuk apa?" kata Bebin. Bebin menilai, pemerintah dan produsen perlu memastikan adanya perbedaan yang jelas antara motor nasional dengan produk lain yang sudah beredar di pasar. Perbedaan tersebut tidak hanya berkaitan dengan spesifikasi, tetapi juga harga jual yang mampu menjangkau konsumen lebih luas. Test ride motor listrik Alva N3 Spesifikasi dan Harga Harus Berimbang Bebin juga menilai pengembangan motor nasional perlu dilakukan secara menyeluruh. Produk yang dihasilkan harus memiliki spesifikasi yang sesuai kebutuhan masyarakat, tetapi tetap ditawarkan dengan harga yang kompetitif. "Spesifikasi dibenahi, harga dipangkas, baru layak disebut motor nasional. Didukung seluruh bank-bank pemerintah, supaya rakyat merasakan manisnya kemerdekaan," ujarnya. Test ride motor listrik Alva N3 Menurut dia, dukungan pemerintah dapat menjadi faktor penting untuk menciptakan ekosistem motor listrik nasional yang lebih kuat. Jika harga dapat ditekan, motor listrik nasional berpotensi menjangkau konsumen yang lebih luas. Apalagi, harga menjadi salah satu pertimbangan utama masyarakat ketika beralih dari sepeda motor konvensional ke kendaraan listrik. Dengan demikian, label nasional tidak hanya menjadi identitas produk, tetapi juga menghadirkan manfaat yang bisa langsung dirasakan masyarakat melalui harga yang lebih terjangkau.