Ekspor mobil Chery Kinerja ekspor mobil buatan Indonesia pada kuartal pertama 2026 menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini terlihat dari distribusi kendaraan utuh atau completely built up (CBU) ke berbagai negara tujuan. Berdasarkan data wholesales Gaikindo yang dilihat VIVA Otomotif Rabu 15 April 2026, total ekspor CBU pada Januari hingga Maret 2026 tercatat sebanyak 123.455 unit. Angka ini lebih tinggi dibandingkan Q1 2025 yang mencapai 110.061 unit. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Dengan demikian, terjadi kenaikan sekitar 13.394 unit secara tahunan. Secara persentase, pertumbuhan ekspor mobil buatan Indonesia berada di kisaran 12 persen year on year.Secara bulanan, ekspor CBU pada Januari 2026 mencapai 40.003 unit, kemudian naik menjadi 46.585 unit pada Februari. Memasuki Maret, volume ekspor tercatat 36.867 unit.Sementara pada periode yang sama tahun 2025, ekspor Januari tercatat 33.423 unit, Februari 36.789 unit, dan Maret 39.849 unit. Pola ini menunjukkan adanya pergeseran distribusi dengan lonjakan lebih tinggi pada awal tahun 2026.Toyota masih menjadi kontributor terbesar dalam ekspor mobil nasional. Sepanjang Q1 2026, Toyota mencatatkan ekspor 41.310 unit atau sekitar 33,5 persen dari total.Daihatsu berada di posisi kedua dengan 32.553 unit dan pangsa 26,4 persen. Sementara Mitsubishi Motors menyusul dengan 27.203 unit atau sekitar 22 persen dari total ekspor.Pada Q1 2025, komposisi pemain utama relatif serupa dengan dominasi merek Jepang. Hal ini menunjukkan konsistensi peran produsen utama dalam menopang ekspor otomotif Indonesia.Selain CBU, ekspor dalam bentuk completely knocked down (CKD) juga mengalami peningkatan. Total CKD pada Q1 2026 mencapai 18.972 set, naik dari 11.977 set pada periode yang sama tahun sebelumnya.Ekspor komponen kendaraan juga mencatatkan pertumbuhan signifikan. Total komponen yang diekspor pada Q1 2026 mencapai 44,6 juta unit, meningkat dari 32,3 juta unit pada Q1 2025. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Kenaikan ini menunjukkan bahwa industri otomotif Indonesia tidak hanya kuat di kendaraan utuh, tetapi juga di rantai pasok global. Peran sebagai basis produksi dan ekspor semakin terlihat dalam beberapa tahun terakhir.Secara keseluruhan, kinerja ekspor otomotif Indonesia pada kuartal pertama 2026 menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ini menjadi indikator bahwa permintaan global terhadap produk otomotif buatan Indonesia masih terjaga.