Puncak ibadah haji 1447 H pada 25 Mei 2026 sudah berakhir, namun DAMRI terus mendukung kelancaran operasional transportasi jemaah melalui layanan angkutan haji di berbagai embarkasi Indonesia. Dalam periode keberangkatan 22 April–20 Mei 2026, DAMRI telah melayani hingga total 72.556 jemaah haji dengan 182 kloter. Capaian ini diwujudkan melalui dukungan 100 unit bus yang dioperasikan di sejumlah embarkasi utama, meliputi Aceh, Medan, Pangkalpinang, Bandar Lampung, Jakarta, Bandung (Kertajati), Pontianak, Balikpapan, Samarinda, Mataram, hingga Makassar. Selain mendukung mobilisasi jemaah dan petugas haji, DAMRI juga turut menangani pengangkutan logistik dan bagasi jemaah dengan total penanganan mencapai lebih dari 500 ton melalui dukungan 19 truk selama periode keberangkatan berlangsung. Head of Corporate Communication, P. Septian Adri S mengatakan, pelayanan angkutan haji bukan hanya tentang mobilisasi perjalanan, tetapi juga bagian dari upaya kami dalam mendukung kelancaran ibadah para jemaah. " Pada momen puncak ibadah haji ini, kami turut mendoakan agar seluruh rangkaian ibadah para jemaah Indonesia diberikan kelancaran, kesehatan, keselamatan, serta menjadi haji yang mabrur,” katanya dikutip dari keterangan resmi, Minggu (31/5/2026). DAMRI operasikan 178 armada untuk layani 157.000 calon jemaah haji Di saat yang bersamaan, DAMRI turut mempersiapkan layanan penjemputan jemaah pada fase pemulangan musim haji 2026 agar proses kepulangan dapat berjalan lancar dan terkoordinasi dengan baik. Septian juga mengatakan melalui dukungan layanan angkutan haji ini, DAMRI berharap dapat terus menjadi bagian dari perjalanan ibadah masyarakat Indonesia dengan menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan penuh tanggung jawab, baik pada fase keberangkatan maupun pemulangan jemaah dari Tanah Suci. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang