ilustrasi mobil sport klasik Mobil klasik sering identik dengan desain elegan dan nostalgia masa lalu. Namun, sejumlah kendaraan dari awal abad ke‑20 justru memiliki tenaga mesin yang luar biasa besar untuk zamannya bahkan bisa disebut “overpowered” atau terlalu bertenaga dibanding standar pada masa itu. Data sejarah otomotif menunjukkan bahwa pada era 1920 hingga 1930an, dikutip VIVA dari SlashGear Senin, 6 April 2026, meskipun teknologi berkendara masih terpaut jauh dibanding masa kini, beberapa mobil berhasil memadukan kemewahan dan performa luar biasa. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Rolls Royce Phantom Salah satu contoh paling terkenal adalah Duesenberg Model J, yang diluncurkan pada akhir 1920an. Mobil ini dilengkapi mesin delapan silinder berkapasitas tujuh liter yang menghasilkan lebih dari 250 tenaga kuda angka luar biasa pada masa itu ketika mobil biasa hanya menghasilkan sekitar 20 hp.Bahkan setelah disesuaikan inflasi, harga mobil tersebut di pasar kini bisa mencapai ratusan ribu dolar karena nilai kolektibilitasnya.Selain itu, Rolls‑Royce Phantom I juga menjadi simbol kombinasi mewah dan performa tinggi. Meski angka tenaga pastinya sulit diukur secara modern, estimasi menunjukkan mobil ini menghasilkan lebih dari 40 hp dari mesin enam silinder 7,7 liter atau bahkan mencapai 90–100 hp pada varian tertentu yang dimodifikasi pembeli.Kekuatan mesin juga terlihat pada Alfa Romeo 6C 1750 SS, yang memakai supercharger untuk memaksimalkan output tenaga sekitar 102 hp dari mesin 1,75 liter, jumlah yang luar biasa pada akhir 1920an. Mobil ini pun menjadi favorit kolektor karena perpaduan desain klasik dengan performa tangguh.Model lain seperti Stutz Black Hawk Roadster dan Isotta Fraschini Tipo 8AS menunjukkan tren yang sama. Stutz menawarkan tenaga hingga sekitar 115 hp dari mesin delapan silinder, sementara Isotta Fraschini, dengan mesin 7,3 liter, menghasilkan sekitar 120 hp keduanya merupakan angka tinggi di era yang sama.Dari Prancis, Bugatti Type 46 turut mencuri perhatian dengan mesin 5,4 liter dan tenaga sekitar 140 hp. Sedangkan dari Inggris, Bentley 6.5 Liter dan Bentley Eight Liter menjadi bukti betapa agresifnya para perancang mobil saat itu dalam mengejar performa tinggi, dengan output mencapai 147 hp sampai 225 hp pada varian balap.Era ini juga dimiliki Cadillac V16, yang mengusung mesin 16 silinder berkapasitas 7,4 liter dan tenaga sekitar 165 hp. Mobil ini bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga menunjukkan ambisi pabrikan Amerika dalam memadukan kemewahan dan tenaga besar pada kendaraan yang sempat menjadi simbol status tinggi di zamannya.Kendaraan seperti Hispano‑Suiza H6C melengkapi daftar performa klasik tinggi dengan mesin 8 liter yang mampu menghasilkan hingga 195 hp, menjadikannya salah satu mobil paling kuat pada periode itu. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Alfa Romeo 6C 25000 Berlinetta Mussolini.Fenomena mobil klasik berperforma tinggi ini mengungkapkan bahwa upaya mencapai tenaga besar bukan hanya tren modern, jauh sebelum teknologi elektronik dan turbo canggih, para insinyur otomotif telah mendorong batas mesin konvensional untuk menghasilkan tenaga yang luar biasa bagi zamannya.