PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan penyesuaian rekayasa lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus balik Lebaran 2026. Kebijakan ini dilakukan bersama Kepolisian secara situasional. Contraflow yang sebelumnya satu lajur diperluas menjadi dua lajur di segmen KM 70 hingga KM 47 arah Jakarta sejak pukul 18.05 WIB. Langkah ini diambil menyusul peningkatan volume kendaraan dari arah Trans Jawa. Selain itu, arus lalu lintas juga dialihkan secara situasional melalui Gerbang Tol Karawang Barat KM 47 arah Cikampek. Pengalihan ini bertujuan mengurai kepadatan di jalur utama dan mempercepat distribusi kendaraan. Contraflow diberlakukan dari Km 70 - Km 36 Tol Jakarta-Cikampek Arus Balik Vice President Corporate Secretary & Legal JTT Ria Marlinda Paallo mengatakan, penyesuaian dilakukan secara responsif mengikuti kondisi lapangan. “JTT bersama Kepolisian terus melakukan pemantauan secara intensif dan melakukan penyesuaian rekayasa lalu lintas secara situasional guna memastikan arus balik tetap berjalan lancar dan aman,” ujar Ria. Untuk mendukung kelancaran, JTT menyiagakan petugas operasional di lapangan. Pemantauan lalu lintas juga dilakukan secara real time melalui CCTV yang terintegrasi dengan pusat pengendalian. Pengguna jalan diimbau mengatur waktu perjalanan, mematuhi rambu serta arahan petugas, dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima. Selain itu, saldo uang elektronik juga perlu dipastikan cukup sebelum memasuki jalan tol. JTT turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat rekayasa lalu lintas ini. Informasi terkini dapat diakses melalui One Call Center 133 atau aplikasi Travoy. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang