PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mendukung rekayasa lalu lintas berupa contraflow dari Km 70 hingga Km 47 arah Jakarta di Ruas Tol Jakarta-Cikampek yang diberlakukan sejak pukul 10.30 WIB. Penerapan contraflow tersebut dilakukan atas diskresi kepolisian sebagai upaya mengurai kepadatan lalu lintas pada periode arus balik Lebaran 2026 menuju Jakarta. “Pemberlakuan contraflow ini merupakan langkah antisipatif untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas pada periode arus balik,” ujar Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, dalam keterangan resminya, Selasa (24/3/2026). “JTT bersama kepolisian terus memantau kondisi lalu lintas di lapangan dan akan melakukan penyesuaian rekayasa lalu lintas apabila diperlukan,” lanjutnya. Penerapan contraflow di ruas jalan tol Jakarta - Cikampek , Minggu (22/3/2026) sore dihentikan. Lebih lanjut, Ria menjelaskan pemberlakuan rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional guna menjaga kelancaran arus kendaraan menuju wilayah Jakarta. JTT juga mengimbau seluruh pengguna Jalan Tol Trans-Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan dengan menjaga jarak aman, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan. Pengguna jalan juga diharapkan mengikuti arahan petugas di lapangan serta rambu lalu lintas yang berlaku. One Way Sebelumnya, penerapan one way lokal juga dilakukan pada pukul 10.25 WIB dari 424 Tol Semarang-Solo sampai Km 414 Gerbang Tol Kalikangkung KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang