Aturan ganjil genap di DKI Jakarta kembali diberlakukan pada Rabu (25/3/2026), termasuk di sejumlah akses gerbang tol yang menjadi jalur utama kendaraan menuju ibu kota. Penerapan pembatasan lalu lintas ini dilakukan setelah berakhirnya libur nasional Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948) dan Idul Fitri 1447 H. Kebijakan ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pukul 06.00–10.00 WIB pada pagi hari dan dilanjutkan pukul 16.00–21.00 WIB pada sore hingga malam hari. Pengendara yang hendak melintas menuju Jakarta melalui akses tol diimbau menyesuaikan pelat nomor kendaraan agar tidak terkena sanksi. Pasalnya, pelanggaran terhadap aturan ganjil genap dapat dikenai tilang dengan denda maksimal sebesar Rp 500.000, sesuai dengan ketentuan Pasal 287 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ). Jalan Gatot Subroto dan Tol Dalam Kota dari arah Kuningan menuju Semanggi terpantau tidak ada kendaraan berpelat sipil atau dinas yang menyalakan sirine pada Senin (22/9/2025). Adapun terdapat 28 titik akses gerbang tol yang terdampak kebijakan ganjil genap, yaitu: 1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih Pengguna jalan diharapkan mematuhi aturan yang berlaku serta mengikuti rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan guna menghindari sanksi dan menjaga kelancaran lalu lintas. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang