Nama merek Danza sudah didaftarkan oleh BYD di Indonesia. Bocoran harga dasar Danza juga sudah keluar.BYD Company Limited mengajukan permohonan untuk nama 'DANZA' melalui Pangkalan Data Kekayaan Intelektual Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum RI. Beberapa model yang terdaftar atas nama Danza juga termuat dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2026 tentang Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, dan Pajak Alat Berat. Semuanya sudah memiliki NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor). Daftarnya antara lain:Danza:MRE-AWD (4x4) A/T - NJKB Rp 585.000.000MRE-FWD (4x2) A/T - NJKB Rp 537.000.000MRE-FWD 10 (4x2) A/T - NJKB Rp 537.000.000MRE-FWD 15 (4x2 A/T - NJKB Rp 585.000.000SFH-AWD-20 (4x4) - NJKB Rp 439.000.000SFH-AWD-30 (4x4) - NJKB Rp 473.000.000SFH-AWD-30C (4x4) - NJKB Rp 473.000.000SZH-AWD-20 (4x4) - NJKB Rp 513.000.000SZH-AWD-40 (4x4) - NJKB Rp 543.000.000DenzaMRE-AWD (4x4) A/T - NJKB Rp 931.000.000MRE-FWD (4x2) A/T - NJKB Rp 765.000.000Jika melirik data tersebut, ada model Danza yang mirip kodenya namun punya NJKB yang lebih murah ketimbang Denza.Nama merek mobil premium asal China, Denza, tampaknya bakal berubah di Indonesia. Perubahan itu buntut dari kasasi yang diajukan BYD soal putusan gugatan merek Denza ditolak Mahkamah Agung. Dalam Putusan No. 1338 K/PDT.SUS-HKI/2025, Mahkamah Agung menolak permohonan Kasasi BYD terkait sengketa merek Denza.Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengatakan, proses ini belum berakhir. Keputusan MA itu bukan menjelaskan bahwa merek Denza bukan milik Denza, namun terjadi perbedaan subjek hukum yang dituju. Meski proses hukum belum berakhir, BYD sudah mengamankan nama Danza di Indonesia.BYD percaya pada sistem hukum yang adil dan berimbang, dan saat ini kami masih mempelajari serta mempertimbangkan langkah selanjutnya. Namun dipastikan untuk merek DANZA kita sudah pegang di Indonesia," kata Luther kepada detikOto.Luter bilang, secara global BYD merupakan pemegang hak atas merek DENZA yang telah diakui di berbagai negara. Situasi seperti ini merupakan bagian rentan ditemui dalam memasuki pasar baru."Sehingga ini sekaligus pengenalan bagi kami terkait dinamika investasi di Indonesia. Namun demikian, hal ini tidak mengubah komitmen kami di Indonesia. BYD akan tetap berkontribusi dengan produk & teknologi nyata dan terbukti memberikan nilai tambah bagi Industri nasional," ujar Luther.