Produsen motor listrik Omoway OMO-X mulai memberi gambaran soal harga produknya menjelang pembukaan pemesanan pada April 2026. Omo-X menjadi sorotan karena dibekali teknologi self-balancing dan fitur keselamatan aktif yang terbilang canggih untuk segmen motor listrik, apalagi di Indonesia. General Manager Indonesian Market Yulong Chen mengatakan, sejak pertama diperkenalkan, banyak calon konsumen yang penasaran dengan banderol motor tersebut. Apalagi teknologinya cukup kompleks dibanding motor listrik konvensional. Omoway Omo X “Sudah banyak yang tanya terus dari tahun kemarin. Kalau dengan teknologi canggih begini bisa Rp 200 juta, Rp 100 juta (kata mereka),” kata Yulong. Menurut dia, ada pula konsumen yang berharap harga motor ini jauh lebih terjangkau. “Kalau bisa Rp 60 juta, boleh enggak Rp 30 juta. Semuanya ada kesempatan,” ujarnya. Yulong mengakui harga resmi Omoway OMO-X saat ini masih dirahasiakan. Namun, ia memastikan perusahaan berupaya menghadirkan teknologi tinggi dengan banderol yang tetap masuk akal. “Harganya saat ini maaf dulu memang masih jaga rahasia. Tapi saya yakin, karena visi Omoway, kita perusahaan teknologi. Harapan kita bisa bawa teknologi masuk ke berbagai harga,” kata Yulong. Ia menambahkan, harga terlalu tinggi justru akan membatasi adopsi teknologi baru di pasar. “Kalau harga tinggi sekali, siapa yang mau beli,” ujarnya. Selain OMO-X, Omoway juga menyiapkan model lain yang akan hadir pada tahun ini dengan harga lebih terjangkau. “Tahun ini kita sudah siap tipe kedua Omoway, harganya nanti lebih rendah lagi,” kata Yulong. Yulong mengatakan, pemesanan OMO-X dijadwalkan mulai dibuka pada April 2026. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang