Bepergian menggunakan mobil pribadi saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kerap menjadi pilihan banyak orang karena dinilai lebih fleksibel dan nyaman. Namun, demi menjaga keamanan dan keselamatan selama perjalanan, ada sejumlah barang yang sebaiknya tidak ditinggalkan di dalam kabin mobil, terutama saat kendaraan diparkir atau digunakan untuk perjalanan jarak jauh. Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia, mengatakan, banyak orang yang belum menyadari bahaya meninggalkan barang-barang di dalam kabin mobil, padahal kebiasaan ini dapat memicu risiko kebakaran dan membahayakan keselamatan selama perjalanan. Ilustrasi mobil parkir di bawah pohon. "Tidak masalah jika parkirnya indoor, tapi kalau outdoor siap-siap ada barang-barang yang bisa jadi pemicu kebakaran," kata Sony kepada Kompas.com, belum lama ini. Sony menambahkan, pada umumnya semua barang bisa berpotensi bahaya. Bahkan, dari barang-barang yang paling ringan sekalipun, seperti botol minuman yang masih terisi cairan. "Saat penuh dan terpapar matahari langsung, maka akan bisa menggantikan fungsi kaca pembesar. Artinya, bias dari sinar matahari yang diterima oleh botol tersebut membuat obyek di sekitarnya menjadi panas berlebih dan menimbulkan api," kata Sony. Ia juga mencontohkan salah satu barang yang kerap dianggap sepele namun berbahaya jika ditinggalkan di dalam kabin mobil, yakni minyak wangi. "Minyak wangi yang mengandung alkohol, yang kita tahu alkohol adalah bahan cair yang mudah tersulut panas dan terbakar," katanya. Sony juga mengatakan, berbagai barang elektronik pada dasarnya tidak dirancang untuk terpapar panas berlebih. Perangkat seperti powerbank, ponsel, laptop, hingga gawai lainnya berisiko mengalami kerusakan bahkan memicu kebakaran jika dibiarkan di dalam kabin mobil yang suhunya meningkat. Selain itu, korek api juga termasuk barang berbahaya karena dapat menjadi sumber penyulut api ketika terpapar panas tinggi. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang