Gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Jumat (25/9/2026) hingga Senin (5/10/2026). Sejumlah pertandingan yang digelar di kawasan tersebut berpotensi meningkatkan volume kendaraan, terutama menjelang dan setelah pertandingan. Polda Metro Jaya pun memperkirakan kepadatan arus lalu lintas akan terjadi di sejumlah ruas jalan sekitar GBK selama pertandingan berlangsung. Pada pertandingan pembuka, Jumat (25/9/2026), Malaysia akan menghadapi Bangladesh pada pukul 16.00 WIB. Setelah itu, Indonesia dijadwalkan menghadapi Singapura pada pukul 20.00 WIB. Bagi pengguna kendaraan yang tidak memiliki keperluan menuju kawasan GBK, sebaiknya menghindari sejumlah ruas jalan yang menjadi akses menuju lokasi pertandingan. Daftar jalan yang perlu dihindari Sejumlah ruas yang perlu diantisipasi pengendara antara lain: - Jalan Sudirman, dari kawasan Semanggi hingga Patung Pemuda- Jalan Gatot Subroto, dari kawasan Semanggi hingga Spark- Jalan Gerbang Pemuda- Jalan Gelora- Jalan Asia Afrika- Jalan Pintu Satu Senayan Arus lalu lintas di Jalan Pintu Satu Senayan padat merayap jelang Final Futsal Asian Cup di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026) Kepadatan lalu lintas berpotensi terjadi sebelum pertandingan dimulai ketika penonton mulai berdatangan. Arus kendaraan juga perlu diantisipasi setelah pertandingan berakhir karena kendaraan akan keluar dari kawasan GBK secara bersamaan. Karena itu, pengendara yang tidak memiliki tujuan di sekitar GBK disarankan memilih jalur lain untuk menghindari antrean kendaraan. Rute alternatif pengguna kendaraan Bagi pengendara yang hendak melintas dari kawasan Jakarta Selatan menuju Jakarta Pusat, salah satu pilihan adalah menghindari koridor Jalan Sudirman di sekitar GBK dan menggunakan jalur melalui Jalan Prof Dr Satrio menuju Jalan Rasuna Said atau Jalan KH Mas Mansyur, sesuai tujuan perjalanan. Sementara pengendara dari arah Jakarta Pusat yang hendak menuju Jakarta Selatan dapat mempertimbangkan jalur melalui Jalan MH Thamrin, Jalan Rasuna Said, kemudian menuju kawasan Kuningan dan selanjutnya ke arah selatan. Untuk perjalanan yang menuju kawasan Senayan dari arah barat, pengendara dapat menggunakan koridor Jalan Panjang atau Jalan Permata Hijau sebelum melanjutkan perjalanan sesuai tujuan. Sedangkan pengguna jalan dari arah timur yang hendak menuju kawasan Jakarta Selatan dapat mempertimbangkan jalur melalui Jalan MT Haryono dan Jalan Pasar Minggu, sehingga tidak perlu masuk ke koridor Gatot Subroto yang terdampak kepadatan di sekitar GBK. Namun, pengendara tetap perlu menyesuaikan rute dengan tujuan akhir dan kondisi lalu lintas saat perjalanan. Petugas di lapangan juga dapat melakukan pengaturan atau rekayasa arus secara situasional. Lokasi parkir di GBK Senayan. Kantong parkir di sekitar GBK Bagi masyarakat yang tetap menggunakan kendaraan pribadi untuk menuju lokasi pertandingan, tersedia sejumlah kantong parkir di sekitar GBK. Lokasi parkir yang dapat digunakan antara lain Senayan Park, Lapangan ABC, Gedung TVRI, Gedung Kemenpora, GBK Arena, Parkir Timur Senayan, Plaza Tenggara, Istora, dan lokasi lainnya. Pengendara disarankan tidak memarkir kendaraan di badan jalan karena dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Selain itu, pengguna kendaraan sebaiknya memperhatikan informasi lalu lintas sebelum berangkat dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Dengan demikian, pengendara yang tidak memiliki keperluan menuju GBK bisa menghindari kawasan tersebut selama pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung. Sementara bagi penonton yang datang menggunakan kendaraan pribadi, disarankan memanfaatkan kantong parkir yang telah tersedia dan tidak memaksakan kendaraan masuk ke ruas yang mengalami kepadatan.