Pengguna jalan yang biasa melintas di sekitar kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, perlu mengantisipasi kepadatan lalu lintas pada Senin (28/9/2026). Pasalnya, Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) menjadi lokasi pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar mulai sore hingga malam hari. Dua pertandingan dijadwalkan berlangsung hari ini. Songapura akan menghadapi Bangladesh pada pukul 16.00 WIB, kemudian Indonesia berhadapan dengan Malaysia pada pukul 20.00 WIB. Aktivitas kendaraan diperkirakan mulai meningkat menjelang pertandingan ketika penonton berdatangan. Kepadatan juga berpotensi kembali terjadi setelah pertandingan selesai karena kendaraan keluar dari kawasan GBK dalam waktu yang hampir bersamaan. Polda Metro Jaya pun mengantisipasi adanya peningkatan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan yang menjadi akses menuju kawasan GBK. Bagi pengendara yang tidak memiliki tujuan ke GBK atau kawasan Senayan, sebaiknya menghindari ruas-ruas tersebut dan memilih jalur alternatif. Sekitar GBK Sejumlah ruas jalan yang perlu diantisipasi pengendara selama pertandingan berlangsung antara lain: Jalan Sudirman, khususnya dari kawasan Semanggi hingga Patung Pemuda Jalan Gatot Subroto, dari kawasan Semanggi hingga SPARK Jalan Gerbang Pemuda Jalan Gelora Jalan Asia Afrika Jalan Pintu Satu Senayan Kepadatan berpotensi terjadi sebelum pertandingan dimulai ketika penonton mulai memasuki kawasan GBK. Setelah pertandingan berakhir, arus kendaraan juga perlu diperhatikan karena ribuan penonton berpotensi meninggalkan lokasi secara bersamaan. Kondisi tersebut dapat membuat antrean kendaraan meluas ke ruas jalan di sekitar kawasan Senayan dan koridor utama menuju pusat maupun selatan Jakarta. Ruas jalan Gatot Subroto tepatnya di Bundaran Semanggi yang mengarah ke Bundaran sudah kembalu dibuka setelah ditutup karena adanya penyampaian pendapat dari buruh pada Hari Tani Nasional, Kamis (24/9/2026) Rute alternatif Pengendara yang tidak memiliki tujuan ke kawasan GBK bisa memilih sejumlah jalur alternatif berdasarkan arah perjalanan. Dari Jakarta Selatan menuju Jakarta Pusat Pengendara yang biasanya menggunakan Jalan Sudirman dapat menghindari kawasan GBK. Salah satu pilihan adalah melalui Jalan Prof Dr Satrio - Jalan Rasuna Said - Jalan KH Mas Mansyur, kemudian melanjutkan perjalanan sesuai tujuan di Jakarta Pusat. Dari Jakarta Pusat menuju Jakarta Selatan Pengendara dari arah Jakarta Pusat dapat menghindari Jalan Sudirman di sekitar Senayan dengan memilih jalur Jalan MH Thamrin - Jalan Rasuna Said - kawasan Kuningan, kemudian melanjutkan perjalanan ke arah selatan Jakarta. Dari Jakarta Barat menuju Senayan Pengendara dari arah Jakarta Barat yang hendak menuju kawasan Senayan dapat mempertimbangkan jalur Jalan Panjang - kawasan Kebayoran Lama - Jalan Permata Hijau, kemudian melanjutkan perjalanan menuju tujuan. Dari Jakarta Timur menuju Jakarta Selatan Pengendara dari arah Jakarta Timur yang hendak menuju Jakarta Selatan dapat menghindari koridor Jalan Gatot Subroto. Salah satu pilihan adalah melalui Jalan MT Haryono - Jalan Pasar Minggu, kemudian melanjutkan perjalanan menuju kawasan Jakarta Selatan. Bagi pengendara yang hanya melintas dan tidak memiliki tujuan di sekitar Senayan sebaiknya menghindari Jalan Sudirman, Jalan Gatot Subroto, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Gelora, Jalan Asia Afrika, dan Jalan Pintu Satu Senayan. Jalur di sekitar kawasan tersebut dapat dipilih sesuai arah perjalanan dan kondisi lalu lintas. Meski demikian, rute alternatif tetap perlu disesuaikan dengan tujuan akhir dan kondisi lalu lintas saat perjalanan. Petugas di lapangan juga dapat melakukan pengaturan maupun rekayasa arus secara situasional apabila terjadi peningkatan kepadatan kendaraan. Pengendara juga perlu memantau kondisi lalu lintas sebelum berangkat serta mengikuti arahan petugas di lapangan apabila terdapat perubahan arus secara situasional.