Jalan Margonda, Depok, sempat mengalami kemacetan pada Selasa (1/9/2026) malam akibat proses pembersihan tumpahan oli di badan jalan. Kepadatan itu terjadi lantaran ada pengalihan jalur, sebelum akhirnya arus lalu lintas kembali normal setelah pembersihan rampung. Kejadian semacam ini bukan hal baru. Tumpahan oli atau minyak pelumas di jalan raya kerap membahayakan pengendara, khususnya roda dua, karena membuat permukaan aspal menjadi licin. Petugas pemadam kebakaran Jakarta Barat membersihkan sisa tumpahan oli dan solar imbas truk terguling di Jalan Daan Mogot KM 13, Jakarta Barat, Kamis (25/6/2026) pagi Anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta Selatan Eko Nugroho, menjelaskan bagaimana petugas menangani kondisi tersebut. Pakai Cairan Typhol, Bukan Sekadar Air Menurut Eko, di Jakarta, Damkar menggunakan cairan bernama typhol untuk menangani tumpahan oli di jalan. Cairan ini berbentuk seperti foam atau busa yang berfungsi menetralisir oli maupun minyak. "Kalau di Jakarta, kita pakai cairan namanya typhol. Itu seperti foam atau busa. Membantu menetralisir oli atau minyak," ujar Eko kepada Kompas.com, Rabu (2/9/2026). Ia menambahkan, penyemprotan air bertekanan saja dinilai kurang efektif untuk membersihkan tumpahan oli secara tuntas. Pasir untuk Penanganan Darurat Eko menjelaskan, jika oli yang tumpah masih dalam kondisi cair dan penanganan dilakukan sebelum petugas Damkar tiba di lokasi pasir bisa menjadi solusi sementara untuk menyerap oli tersebut. Namun, jika oli sudah mengering dan terserap ke dalam aspal atau permukaan coran, penanganannya harus menggunakan air bertekanan yang dipadukan dengan cairan typhol. Tumpahan oli di Jalan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Awalnya untuk Kebakaran BBM Eko mengungkapkan, typhol sebenarnya dikhususkan untuk menangani kebakaran bahan bakar minyak (BBM). Namun, cairan ini kerap dipakai untuk kasus tumpahan oli di jalan karena insiden semacam itu tidak jarang menimbulkan korban, terutama pengendara yang terjatuh akibat permukaan jalan yang licin. "Sebetulnya typhol ini dikhususkan untuk kebakaran bahan bakar minyak. Tapi kadang kejadian tumpahan oli memakan korban, pengendara banyak yang terjatuh, akhirnya kita gunakan cairan tersebut," kata Eko.