Pendaran cahaya kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Jalan Raya Margonda, Kota Depok, dikeluhkan masyarakat karena dinilai terlalu terang hingga berpotensi mengganggu konsentrasi berkendara, khususnya malam hari. Keluhan tersebut ramai disampaikan melalui media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @depok24jam. “Hingga kini, lampu flash kamera ETLE di Jalan Raya Margonda, Depok, masih dikeluhkan pengendara karena terlalu terang dan menyilaukan mata saat malam hari," tulis akun tersebut. "Meski dinilai membahayakan konsentrasi berkendara, belum ada langkah dari pihak terkait untuk mengganti perangkat tersebut,” lanjut unggahan itu. Menanggapi keluhan tersebut, Kasat Lantas Polres Metro Depok AKBP Joko Sembodo mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti laporan masyarakat. “Sudah kita hubungi Dinas Perhubungan dan tim teknisi ETLE agar dicek. Nanti dicek dulu sama Dishub dan teknisi ETLE,” ujar Joko saat dihubungi Kompas.com, Minggu (1/2/2026). Namun demikian, Joko belum dapat memastikan apakah tingkat pendaran cahaya kamera ETLE di Margonda berbeda atau lebih terang dibanding perangkat ETLE di lokasi lain. Menurutnya, hal itu masih menunggu hasil pengecekan teknis di lapangan. Kamera ETLE di Simpang Sarinah Jalan MH Thamrin, untuk implementasi ETLE atau tilang elektronik. “Untuk pastinya nanti setelah dicek, apakah memang sama atau ada perbedaan dengan ETLE yang lain,” kata dia tanpa menyebut waktu pengecekan. Sebagai informasi, sistem ETLE diterapkan untuk meningkatkan kepatuhan lalu lintas melalui penindakan berbasis teknologi kamera. Meski demikian, masyarakat berharap penerapannya tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan pengendara, terutama pada malam hari. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang