Presiden RI Prabowo Subianto kembali menegaskan bahwa Indonesia harus memiliki mobil dan motor buatan dalam negeri. Keberadaan "kendaraan nasional" akan menjadi salah satu tonggak penting dalam mewujudkan Indonesia yang lebih hebat dan berdaulat di masa depan, terutama di sektor industri otomotif. Sejalan dengan wacana tersebut, Direktur Utama PT Mobil Anak Bangsa (MAB), Kelik Irwantono, memberikan pandangan mengenai definisi kendaraan nasional. Kelik mengatakan, kata nasional pada pengertian mobil dan motor nasional harus dirumuskan dengan tegas agar tidak menimbulkan interpretasi berbeda. Bus listrik baru buatan PT Mobil Anak Bangsa (MAB) akan digunakan armada transportasi wisata Kota Semarang "Ya, sebenarnya pengertian mobil nasional ini kan harus kita definisikan secara 100 persen. Itu yang harus kita lakukan. Tapi niat pemerintah menurut saya baik," katanya di Jakarta, belum lama ini. Ia menambahkan, saat ini ada banyak pelaku industri yang sebenarnya berpotensi berkontribusi dalam ekosistem kendaraan nasional, mulai dari produsen mobil dan sepeda motor hingga perusahaan yang bergerak pada perakitan dan rekayasa kendaraan. Untuk diketahui, saat ini portofolio produk-produk MAB Group antara lain adalah bus listrik besar, bus listrik sedang, truk listrik, dan motor listrik. "Kalau menawarkan sebenarnya sekarang ini, yang bisnis model itu bukan hanya kita. Seperti untuk motor, ya, banyak sebenarnya," kata Kelik. Motor listrik Electro EL02 dan EL03 produksi Mobil Anak Bangsa (MAB) dipamerkan di ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 di JIExpo Kemayoran, Rabu (27/7/2022). Kelik menilai perlunya kesepahaman bersama mengenai batasan jelas dari konsep “kendaraan nasional”. "Nah, bagi saya cuma satu simpel. Sebenarnya pengertian nasional ini pengertiannya ada di mana? Nah, itu yang harus kita definisikan sama-sama," ujarnya. Ia mempertanyakan patokan sebuah kendaraan disebut kendaraan nasional, apakah yang dirakit di Indonesia, menggunakan merek Indonesia, atau hanya memiliki VIN number yang diterbitkan di Indonesia. Jika pengertiannya seperti itu sudah dianggap sebagai kendaraan nasional, maka sebenarnya beberapa produk otomotif buatan dalam negeri saat ini sudah memenuhi kategori tersebut. PT Mobil Anak Bangsa (MAB) resmi menandatangani kerja sama strategis dengan Solarky Mobility Technologies (HK) Ltd dan PT Fortuna Ventura Investindo dalam upaya memperkuat ekosistem produksi kendaraan listrik di Indonesia. Sebab, kejelasan definisi bukan hanya penting untuk kepastian usaha, tetapi juga untuk menentukan arah industri otomotif Indonesia ke depan. "Kalau pengertiannya meng-assemble di sini, menggunakan brand Indonesia dan sebagainya, VIN number-nya di Indonesia, ya kita dari awal (MAB) juga sudah dikategorikan nasional. Kurang lebih begitu," kata Kelik. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang