Jalur penyeberangan lintas pulau yang menghubungkan Jawa dan Sumatera kini makin dinamis dengan hadirnya bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) berkonsep premium. Salah satu rute paling ramai adalah Jakarta–Palembang, di mana persaingan kenyamanan antar-Perusahaan Otobus (PO) kian memanjakan calon penumpang. Dua operator bus yang menawarkan opsi perjalanan kelas atas di rute ini adalah PO Agra Mas dan PO EPA Star. Agra Mas menerjunkan armada berkonsep Grand Captain, sementara EPA Star mengandalkan armada bus tingkat Double Decker. Bus baru PO Epa Star Lantas, bagaimana komparasi teknis, konfigurasi kabin, hingga hospitality yang disajikan kedua bus ini? Konfigurasi Kabin dan Privasi Penumpang Urusan tata letak dan kapasitas penumpang, kedua bus menyajikan pembagian kelas yang unik. PO Agra Mas menawarkan kombinasi dua kelas dalam satu bus. Pada area paling depan terdapat 2 seat Sleeper Grand Captain berpandangan langsung ke kaca depan, sedangkan bagian belakangnya diisi oleh kelas Eksekutif dengan konfigurasi kursi 2-2. Bus baru PO Agra Mas di GJAW 2025 PO EPA Star mengusung armada bus tingkat dua lantai (double decker). Lantai bawah diisi oleh enam seat kelas Sleeper Priority berkonfigurasi 1-1 yang dilengkapi gorden penutup privat. Sementara lantai atas merupakan kelas Super Executive berkapasitas 30 seat dengan konfigurasi 1-2. Fitur Kursi, Hiburan, dan Kenyamanan Utama Masing-masing armada membekali fasilitas kabin secara maksimal untuk menunjang perjalanan jauh melintasi Tol Trans-Sumatera. PO Agra Mas (Grand Captain) di bilik sleeper depan, penumpang disajikan pandangan luas ke arah jalan raya, layar Personal Entertainment System (AVOD), meja lipat, cup holder, slot USB & Type-C charger, serta bantal dan selimut. Pada kelas Eksekutif belakang, kursi buatan Rimba Kencana sudah dilengkapi penopang kaki (legrest), slot charger USB/Type-C, bantal, dan selimut. PO EPA Star (Priority & Super Executive), pada kelas Sleeper Priority lantai bawah, penumpang dibekali bantal, selimut, port charger Type-A & Type-C, layar AVOD, serta headroom kabin yang cukup tinggi. Sementara di upper deck, kursi Rimba Kencana jumbo dilengkapi legrest, port USB, selimut, serta fitur panoramic sunroof pada area pintu darurat atap yang membuat kabin terasa terang dan lapang. Hospitality, Mini Bar, dan Servis Makan Sektor pelayanan dan kenyamanan pendukung perjalanan juga menjadi perhatian utama. Seperti di PO Agra Mas, menyediakan fasilitas toilet khusus buang air kecil saat bus berjalan yang menyatu dengan ruang merokok (smoking room) di bagian belakang kabin, serta dipantau oleh 3 titik kamera CCTV. Servis makan malam diberikan di restoran mitra area Pelabuhan Merak. PO EPA Star, ,enyediakan fasilitas Mini Pantry di dekat tangga yang memungkinkan penumpang menyeduh kopi, teh, atau air panas secara gratis (free-flow), serta toilet. Servis makan disajikan di Rumah Makan Angin Berembus dekat Pelabuhan Merak dengan konsep prasmanan ala masakan Padang lengkap beragam pilihan sayur dan lauk. Tarif Tiket dan Kesimpulan Mengenai besaran harga tiket, PO Agra Mas dibanderol dengan tarif Rp 400.000 untuk kelas Sleeper Grand Captain dan Rp 350.000 untuk kelas Eksekutif rute Jakarta–Palembang. PO EPA Star, dibanderol dengan tarif Rp 525.000 untuk kelas Sleeper Priority lantai bawah, dan Rp 400.000 untuk kelas Super Executive lantai atas rute Jakarta–Palembang.