Koridor bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) trayek Yogyakarta–Jakarta (PP) dikenal sebagai salah satu rute paling sibuk dan bergengsi di Pulau Jawa. Tingginya mobilitas wisatawan, pekerja, hingga mahasiswa membuat persaingan antar-Perusahaan Otobus (PO) semakin ketat dengan hadirnya puluhan operator yang menyajikan armada terbaiknya. Di antara jajaran bus AKAP yang melintasi Tol Trans-Jawa, dua pendatang baru yang langsung menyita perhatian para pencinta bus (busmania) adalah PO UTrans dan PO Mahardhika. Bus double decker PO Mahardhika Keduanya sama-sama menerjunkan armada bus tingkat (double decker) berteknologi tinggi untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi penumpang. Lantas, bagaimana komparasi fasilitas perjalanan kedua bus ini? Konfigurasi Kabin dan Fitur Kursi Tata letak interior dan kenyamanan di dalam kabin menyajikan keunikan masing-masing, PO UTrans menjadi buruan utama calon penumpang berkat fasilitas Private Room atau Sky Seat di dek atas bagian depan. Bilik privat ini menawarkan tingkat privasi tinggi dengan pandangan luas ke depan tanpa terganggu penumpang lain. Kalau PO Mahardhika menawarkan beberapa variasi kelas dalam satu bus. Pada dek bawah, terdapat kelas Sleeper privat yang dilengkapi pintu geser serta kelas Super Executive. Sementara di dek atas diisi kelas Super Executive dengan deretan kursi ergonomis. Setiap tempat duduk dibekali layar AVOD, port USB type A & C, dispenser air, serta perpaduan selimut dan bantal bertema warna merah-hitam. Fasilitas Konsumsi dan Servis Makan Daya tarik tambahan diberikan melalui fasilitas pendukung sepanjang perjalanan, PO UTrans memanjakan penumpang rute keberangkatan dari timur (Jogja menuju Jakarta) dengan keunggulan dua kali servis makan yakni snack box dan servis makan di restoran. PO Mahardhika menyediakan servis makan malam di Rumah Makan Raos Eco Gringsing (Batang) yang memiliki area parkir dan akses luas, serta kudapan dan minuman untuk mengganjal perut selama perjalanan.