Memasuki tahun 2026, tentu berbagai pabrikan otomotif termasuk roda dua seperti Yamaha memiliki harapan yang tinggi. Dibandingkan 2025, Yamaha Indonesia berharap kondisi perekonomian sampai politik lebih baik dan kondusif di 2026. Rifki Maulana, Manager Public Relation YRA & Communitiy PT Yamaha Indonesia Motor Mfg., menjelaskan, saat kondisi ekonomi lebih baik, politik juga kondusif, harapannya bisa berimbas pada penjualan motor. Berbagai karya modifikasi skutik Yamaha sukses mencuri perhatian pengunjung pada Grand Final CustoMAXI 2025. "Mudah-mudahan bisa bagus untuk market otomotif, khususnya roda dua," kata Rifki di Jakarta, Rabu (14/1/2026). Berkaca ke tahun lalu, Rifki menjelaskan kalau penjualan Yamaha sudah sesuai target. Meski Rifki tidak mau mengeluarkan angka pastinya terkait performa Yamaha di Indonesia. "Kalau dari AISI sendiri kan data yang dikeluarkan memang tahun 2025 naik ya, dan Alhamdulillah juga di 2025 Yamaha happy lah. Sesuai dari target yang kita canangkan di awal 2025 itu kita bisa tercapai," kata Rifki. Misalkan kondisi ekonomi lebih baik, politik juga kondusif, Rifki berharap semua lini produk yang dikeluarkan tahun lalu dan 2026 bisa mendongkrak penjualan. Terkait produknya apa, Rifki cuma bisa bilang tunggu saja. "Produk barunya apa, let's wait & see," kata Rifki. Soal penjualan selama 2025, produk Yamaha yang paling diminati masih di kategori Maxi, yakni NMAX. Lalu yang ada di bawahnya dari kategori Classy, seperti Fazzio dan Grand Filano. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang