Para pebalap Yamaha terlihat kesulitan untuk masuk ke sepuluh besar pada MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Buriram. Yamaha mengakui perjalanan bikin M1 V4 masih panjang. Musim ini jadi musim perdana Yamaha mengandalkan M1 bermesin V4. Setelah sekian tahun menggunakan mesin inline-4, tentu tidak mudah untuk langsung membuat mesin V4 menjadi kompetitif. Saat sesi kualifikasi, Yamaha hanya bisa mengisi posisi ke-16 dengan Fabio Quartararo. Pada Sprint Race, ditempati Jack Miller di posisi ke-15. Lalu, balapan utama ada Quartararo di posisi ke-14. Toprak Razgatlioglu saat sesi tes resmi di Sirkuit Buriram, Thailand Catatan waktu M1 V4 tertinggal sekitar satu detik tiap lapnya dari para kompetitor yang ada di barisan terdepan. Selain itu, performa mesin dan cengkeraman ban belakang juga masih kalah dari para kompetitor. Namun, keputusan Yamaha untuk menggunakan mesin V4 juga dipengaruhi oleh peraturan aerodinamis 2027 yang akan datang, yang lebih menguntungkan mesin yang lebih ramping untuk era 850cc baru. "Kami sedang menjalani perjalanan yang kami putuskan untuk dimulai tahun lalu, dengan mengantisipasi proyek yang didasarkan pada mesin baru dan konsep yang sepenuhnya baru," ujar Paolo Pavesio, Managing Director Yamaha Racing, dikutip dari Crash.net, Senin (9/3/2026). Fabio Quartararo saat sesi tes resmi di Sirkuit Buriram "Sekarang kita melihat dengan jelas apa yang menjadi kendala, dan kita menyadari bahwa kita masih memiliki tantangan besar yang harus dihadapi. Namun, kita tetap berkomitmen, seperti saat kita mengambil keputusan sebelumnya, untuk mengambil langkah-langkah tersebut, satu per satu," kata Pavesio. Pavesio mengatakan, para pebalapnya dan Yamaha sendiri sudah memberikan usaha hingga 110 persen. Yamaha akan terus maju menggunakan mesin V4 dan membuatnya kompetitif, selangkah demi selangkah. Fabio Quartararo saat sesi tes resmi di Sirkuit Buriram “Kami bertekad untuk mengembangkan proyek ini hingga saat kami kembali kompetitif. Sangat sulit untuk memberikan angka pasti. Jelas bahwa setiap kali kami melakukan uji coba di lintasan, kami menemukan hal-hal yang perlu diperbaiki," ujar Pavesio. “Kami masih memahami, saya kira, pengaturan dasar mesin. Beruntungnya, berkat keringanan, kami bisa melakukan pengembangan lebih banyak daripada yang lain. Dan itulah mengapa musim ini kami akan melihat, belajar, mengubah, dan memperbaiki. Jadi, saya mengharapkan musim ini akan memiliki tren pertumbuhan,” katanya. Fabio Quartararo saat sesi tes resmi di Sirkuit Buriram Namun, belum tentu para pebalapnya bisa bertahan terus di barisan terbelakang. Quartararo bahkan sudah dikabarkan akan pindah ke Honda musim depan. Kabarnya, Quartararo akan menggantikan Joan Mir. Lalu, posisi Quartararo akan diisi oleh Jorge Martin. Sementara, posisi Martin akan ditempati oleh Francesco Bagnaia yang digantikan oleh Pedro Acosta di Ducati.