Maraknya pesan berisi tautan mencurigakan yang mengatasnamakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) membuat masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan digital. Direktorat Lalu Lintas Polda Bali melalui Kasubdit Gakkum, AKBP Satrio Prayono, mengingatkan bahwa saat ini banyak oknum memanfaatkan penerapan tilang elektronik untuk mengelabui warga dengan mengirimkan “surat tilang” palsu melalui WhatsApp, SMS, maupun media sosial. Pesan tersebut biasanya disertai link ilegal dan diarahkan ke situs palsu yang menyerupai halaman resmi ETLE, tujuannya untuk mencuri data pribadi korban. “Banyak link palsu beredar dan mengatasnamakan ETLE. Kami pastikan itu bukan tautan resmi. Masyarakat jangan mudah percaya,” katanya dikutip dari laman resmi Media Polri, Selasa (9/12/2025). Polda Kepri mengingatkan masyarakat bahwa ETLE tidak pernah dikirim via SMS dan maraknya pesan tersebut adalah penipuan. Sementara itu, untuk mengecek status kendaraan apakah pernah terkena tilang ETLE atau tidak dengan membuka situs https://konfirmasi-etle.polri.go.id/#/cek-data. Untuk mengeceknya, pengendara dapat memasukkan nomor mesin, nomor rangka, dan pelat kendaraan. Adapun langkah-langkah mengecek terkena tilang ETLE atau tidak, sebagai berikut: Kunjungi laman https://konfirmasi-etle.polri.go.id/#/cek-data Masukkan nomor polisi atau Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB). Masukkan nomor rangka yang tertera pada STNK (kolom NOMOR RANGKA/NIK/VIN berisi 17 digit kombinasi huruf dan angka). Masukkan nomor mesin (kolom NOMOR MESIN, terdiri dari 12 digit kombinasi angka dan huruf). Klik “Lanjut”. Hasil pengecekan: Jika muncul notifikasi “no data available” atau “data tidak ditemukan”, berarti kendaraan tidak memiliki pelanggaran ETLE. Jika muncul detail seperti waktu pelanggaran, lokasi, status, dan tipe kendaraan, berarti kendaraan terekam melakukan pelanggaran ETLE. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang